Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar Sejarah dengan Menyenangkan di Museum Surabaya Siola

Iklan Landscape Smamda
Belajar Sejarah dengan Menyenangkan di Museum Surabaya Siola
Guru beserta siswa-siswi SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Sidoarjo saat mengikuti Explore Day di Gedung Siola Surabaya, Kamis (6/8/2026). (Eli Rahmawati/PWMU.CO).
pwmu.co -

Siswa-siswi SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Sidoarjo kelas 5 memilih kegiatan explore day ke Museum Surabaya Siola, Kamis (6/8/2026).

Pagi itu anak–anak sangat bersemangat berkumpul di Ikrom sport untuk menyambut pembukaan dari Kepala SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Ustadzah Nur Suciati MPd.

Explore Day tersebut mengusung tema “Belajar Sejarah dengan Cara yang Menyenangkan“. Tema ini dipilih agar murid dapat mempelajari sejarah dan perkembangan budaya Surabaya tempo dulu secara interaktif.

Materi literasi explore day ini dirancang secara sistematis untuk memandu murid belajar langsung di Museum Surabaya (Gedung Siola) mencakup nilai sejarah, budaya lokal, dan lembar kerja mandiri.

Panduan Materi Literasi Explore Day

Explore Day adalah salah satu kegiatan pembelajaran yang dilakukan di luar kelas sebagai bentuk penunjang pembelajaran. Agenda ini bertempat di Museum Surabaya, Lantai 1 Gedung Siola, Jl. Tunjungan No.1, Surabaya.

Melalui Explore Day ini, harapannya para siswa dapat memahami sejarah perkembangan kota, mengenal transformasi cagar budaya, serta mengapresiasi seni budaya lokal (seperti busana Manten Pegon dan kesenian Ludruk).

Sebagai informasi, Gedung Siola dibangun pada 1877 oleh Robert Laidlaw sebagai toko serba ada mewah Inggris bernama Whiteaway Laidlaw & Co.

Selama masa Perang, gedung tersebut menjadi markas utama pertahanan pemuda arek-arek Suroboyo saat melawan serangan Sekutu pada pertempuran November 1945.

Yang menarik, nama Siola diambil pada 1960 dari singkatan nama kongsi pengusaha lokal: Soemitro, Ing Wibisono, Ong, Liem, dan Ang.

Acara dimulai puku 09.00 WIB di mana anak–anak jenjang kelas 5 berbaris di halaman Gedung Siola Surabaya. Di sana anak–anak mendapat sedikit pengarahan dari guide Museum Surabaya Siola.

SMPM 5 Pucang SBY

“Anak-anak, setelah ini kita akan melihat Sejarah kota Surabaya di Museum ini. Maka saat berkeliing usahakan fokus dan tertib, agar penjelasan yang saya sampaikan dapat terdengar” ujar Guide yang akrab disapa Mas Wahyu.

Jenjang kelas 5 dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok putri dan kelompok putra.  Setelah mendapat sedikit pengarahan dari guide Museum Surabaya Siola, anak–anak masuk museum sesuai kelompok masing–masing.

Rasa senang, bahagia terlihat pada wajah anak–anak ketika berkeliling melihat area museum.

Tak sekedar melihat benda antik, anak–anak bisa menjelajahi peradapan masa lalu lewat storytelling interaktif. Kegiatan ini memperkuat literasi Sejarah dan budaya Surabaya, dan cocok untuk jenjang SD hingga SMA.

Acara ini sangat berkesan untuk anak–anak karena tidak hanya menambah wawasan literasi sejarah murid, tetapi juga memberikan pengalaman emosional yang menyenangkan.

Bagi sebagian besar anak, berjalan-jalan bersama teman di gedung bersejarah Siola menjadi momen kebersamaan yang sangat berharga dan terus mereka berdiskusi hingga perjalanan pulang.

Metode interaktif ini membangkitkan rasa ingin tahu yang tinggi. Anak-anak pulang dengan membawa ilmu baru dan kenangan indah yang akan terus membekas dalam ingatan mereka.

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu