Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Misteri 12 Kubus Jadi Lesson Design Guru Matematika SD Mumtaz

Iklan Landscape Smamda
Misteri 12 Kubus Jadi Lesson Design Guru Matematika SD Mumtaz
Guru Matematika SD MUMTAZ mempresentasikan lesson design tentang konsep volume melalui eksplorasi 12 kubus satuan dalam forum inovasi (Indira/PWMU.CO)
pwmu.co -

Guru Matematika SD Mumtaz mempresentasikan rancangan pembelajaran berbasis eksplorasi 12 kubus satuan dalam kegiatan Road to Teacher Innovation Forum 2026 di Aula Lantai 6 Gedung Baru SD Mumtaz, Taman, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan Komunitas Belajar (Kombel) SD Mumtaz. Forum menghadirkan Dr. Nur Fauziyah, M.Pd., dari Divisi Pemberdayaan Sekolah ALSI sekaligus Sekretaris ALS PTMA, dan Ria Pusvita Sari, M.Pd., Quality Assurance SDMM Gresik.

Keduanya memberikan materi dan wawasan mengenai desain pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dalam forum tersebut, sejumlah Kombel juga mempresentasikan lesson design yang telah disusun.

Salah satu rancangan yang dipresentasikan berasal dari Kombel Matematika dengan judul “Ukurannya Berbeda, Volumenya Tetap?”—Menyelidiki Misteri 12 Kubus Satuan dalam Balok. Rancangan tersebut dipresentasikan guru Matematika SD Mumtaz, Indah Nurma Sari, S.Pd., dan Rizka Yulidar, S.Pd.

Dalam rancangan tersebut, pembelajaran dimulai dengan pertanyaan: “Jika panjang, lebar, dan tinggi sebuah balok berbeda, apakah volumenya pasti berbeda?”

Siswa kemudian diajak menyusun 12 kubus satuan menjadi berbagai bentuk balok dengan ukuran yang berbeda. Dari susunan tersebut, siswa dapat mengamati bahwa bentuk dan ukuran dimensi balok dapat berbeda, tetapi volumenya tetap sama.

Beberapa susunan yang dapat diperoleh antara lain 12×1×1, 6×2×1, 4×3×1, dan 3×2×2. Susunan tersebut menunjukkan berbagai kemungkinan ukuran panjang, lebar, dan tinggi yang tetap menghasilkan volume 12 satuan kubik.

Pendekatan tersebut menempatkan siswa pada proses menemukan konsep melalui benda konkret. Konsep volume tidak hanya diperkenalkan melalui rumus, tetapi juga melalui kegiatan menyusun, mengamati, dan membandingkan berbagai bentuk balok.

Rizka Yulidar menjelaskan alasan penggunaan pendekatan tersebut dalam rancangan pembelajaran.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kami ingin siswa mengalami matematika sebagai petualangan, bukan sekadar hitungan. Melalui misteri 12 kubus ini, mereka belajar bahwa matematika penuh kejutan dan logika.”

Rancangan tersebut mendapat tanggapan dari Ria Pusvita Sari. Ia menilai pembelajaran dengan eksplorasi kubus memberikan pengalaman berbeda dalam memahami konsep volume.

“Desain pembelajaran ini sangat brilian. Anak-anak tidak sekadar menghafal rumus, tetapi menemukan sendiri konsep volume melalui eksplorasi konkret. Ini pembelajaran bermakna yang sesungguhnya.”

Selain Kombel Matematika, forum tersebut menjadi ruang bagi komunitas belajar lainnya untuk mempresentasikan rancangan pembelajaran masing-masing. Presentasi digunakan untuk membahas desain pembelajaran dan mendapatkan masukan dari narasumber maupun peserta forum.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD Mumtaz, Dewoto Kusumo, mengatakan kegiatan Kombel menjadi ruang bagi guru untuk berkolaborasi dalam menyusun pembelajaran.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa guru SD Mumtaz terus berinovasi. Kombel menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan pembelajaran kreatif dan berdampak bagi siswa.”

Melalui forum tersebut, guru-guru SD Mumtaz mempresentasikan rancangan pembelajaran dari komunitas belajar yang mereka ikuti. Salah satunya adalah rancangan Matematika yang menggunakan 12 kubus satuan sebagai media untuk mengeksplorasi hubungan antara ukuran balok dan volumenya. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 09/09/2026 23:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu