Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru dan Karyawan SDMM Ikuti Upgrading Sekolah Happy Tanpa Bully

Iklan Landscape Smamda
Guru dan Karyawan SDMM Ikuti Upgrading Sekolah Happy Tanpa Bully
pwmu.co -
Suasana Upgrading Guru "Happy Tanpa Bully" yang didampingi oleh Irfan Amali dan Irfan Nazhran dari Peace Generation Indonesia. (Khoirul Anwar/PWMU.CO)
Suasana Upgrading Guru “Happy Tanpa Bully” yang didampingi oleh Irfan Amali dan Irfan Nazhran dari Peace Generation Indonesia. (Khoirul Anwar/PWMU.CO)

PWMU.CO – Guru dan karyawan SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur mengawali aktivitas persiapan tahun ajaran baru 2025-2026 dengan mengikuti Upgrading Sekolah Happy Tanpa Bully. Upgrading ini dilaksanakan selama dua hari Grand Whiz Hotel Trawas Mojokerto jalan Raya Trawas, Jibru, Belik, Kec. Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61375.

Upgrading yang langsung dipandu oleh dua pemateri dari Peace Generation Indonesia. Irfan Amali, Executive Director PeaceGen dan Irfan Nazhran yaitu seorang Master Trainer PeaceGen.

PeaceGen Indonesia adalah sebuah organisasi pendidikan yang telah 17 tahun membekali dan mendampingi pendidik dalam mengajarkan pendidikan perdamaian melalui kurikulum, metode, dan media kreatif sebagai upaya mengatasi dampak polarisasi.

Organisasi yang berkantor di Suite 10-11 Graha DLA, Jalan Otto Iskandar Dinata No.392, Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40242 ini memiliki berbagai program unggulan diantaranya PCVE for Peace, Peace Building, dan Tech for Peace.

Upgrading Guru dan Karyawan

Suasana Upgrading Guru "Happy Tanpa Bully" yang didampingi oleh Irfan Amali dan Irfan Nazhran dari Peace Generation Indonesia. (Khoirul Anwar/PWMU.CO)
Suasana Upgrading Guru “Happy Tanpa Bully” yang didampingi oleh Irfan Amali dan Irfan Nazhran dari Peace Generation Indonesia. (Khoirul Anwar/PWMU.CO)

Kepala SDMM, Athiq Amiliyah SPd menegaskan upgrading ini bertujuan agar guru dan karyawan semakin memiliki pemahaman, keterampilan, dan kesadaran untuk membangun relasi positif dengan siswa, serta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang suportif dan bebas dari praktik  perundungan.

“Saya percaya hal ini akan berdampak terhadap siswa kita ke depan, mereka tumbuh menjadi pribadi yang empatik, berani bicara, saling menghargai perbedaan, dan menjadi agen perdamaian di lingkungannya,” ungkapnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pada Upgrading kali ini dibagi menjadi 4 sesi. Setiap sesi terdiri berbagai materi yang berbeda, yaitu memahami akar, bibit dan dampak Bully, memahami relasi kuasa dan peran aktor dalam peristiwa, strategi membangun sekolah aman dari Bully, dan menyusun dan sharing rencana aksi.

Upgrading secara resmi dibuka oleh Ir H Hon Jaelani, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PRM Perumahan Pongangan Indah (PPI) pada pukul 09.25. Sesi pertama berakhir pada pukul 12.00, ditutup oleh Kak Irfan Nazhran dengan materi tentang 20 macam bibit Bully.

20 bibit Bully ini begitu dekat dengan keseharian guru dan siswa yang tanpa kita sadari bisa saja dilakukan oleh siapa saja. 20 bibit Bully ini antara lain name calling, gossip, scape goating, expulsion, oppreasing, alienation, bad words, defactment, roasting dan yang lainnya. (*)

Penulis Muhammad Ilham Yahya Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu