Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru dan Siswa Madtsamutu Pondok Modern Paciran Galang Donasi untuk Adik Kayesa

Iklan Landscape Smamda
Guru dan Siswa Madtsamutu Pondok Modern Paciran Galang Donasi untuk Adik Kayesa
Penggalangan donasi siswa Madtsamutu Pondok Modern Paciran untuk Adik Kayesa pada Sabtu (31/01/2026). (Salnun Mahya Salsabila/PWMU.CO).
pwmu.co -

Guru dan siswa Madtsamutu Pondok Modern Paciran menggalang open Donasi, Sabtu (31/01/2026). Tak lain, kegiatan ini terlaksana dalam rangka mengajarkan spirit Al-maun, melatih kepedulian dan berbagi dengan sesama.

Adik kandung dari salah satu siswa kelas 7 MadtsaMutu Nur Izudin, mengalami musibah. Ia adalah Kayesya Fatma Fatina, siswi TK ABA 04 Pondok Modern Paciran yang didiagnosis menderita Tumor batang otak.

Adik Kayesa, sapaan akrab dari Kayesa Fatma Fatina, putri lahir di Surabaya, 09 Mei 2020. Putri dari pasangan Bapak Musyafikin dan Ibu Nur Izzatin Oktavia itu kini sedang menjalani perawatan berkala di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Untuk biaya pengobatannya, Adik Kayesa membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Meski sudah tercover sebagai peserta BPJS karena berasal dari keluarga tidak mampu, ia cukup kesulitan biaya tranportasi tiap dua Minggu sekali harus kontrol ke RSD, Dr. Soetomo Surabaya.

Bertambah Kebaikan

Pagi itu, Sabtu (31/01/2026) di halaman Madtsamutu Pondok Modern Paciran, berlangsung rutinitas upacara apel pagi tiap hari Sabtu oleh siswa-siswi Madtsamutu. Adapun bertindak sebagai pemnina upacara adalah Wali kelas VIIIC Ibu Feny Yuliana Dewi.

Usai upacara Apel Pagi, Kepala MadtsaMutu Pondok Modern Paciran  Fachruddin ST menyampaikan tausiah singkat tentang pentingnya berbagi.

“Kali ini kita akan membantu salah satu adik dari teman kita yang saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Dr, Soetomo Surabaya. Jadi persiapkan sedekah terbaik kalian untuk adik teman kita ya” ungkap Fachruddin kepada seluruh siswa Madtsamutu.

Dalam tausiyahnya, Fachruddin menyampaikan bahwa seseorang akan bertambah kebaikannya karena diberikan cobaan, salah satunya adalah cobaan sakit.

Ia juga menambahkan bahwa dalam Hadits diriwayatkan jika orang yang sakit akan dicatat oleh Allah SWT satu pahala baginya dan menghapus dosanya serta ditinggikan derajatnya.

“Orang yang sakit dan menerima rasa sakit tersebut, maka ia akan mendapatkan pahala. Kemudian orang yang sakit dan ia ridha dengan sakitnya itu juga mendapatkan pahala dan dihapuskan dosanya” terang Fachruddin.

“Namun, orang yang sakit dan mensyukuri sakitnya tersebut merupakan orang yang luar biasa dan akan diberikan kebaikan baginya” tambahnya.

Ketika memberikan bantuan, lanjutnya, sebenarnya orang tersebut sedang berinvestasi dalam kebaikan.

“Kebaikan yang kita tanamkan akan tumbuh dan berkembang, dan ini akan kembali kepada kita dalam berbagai bentuk. Setiap amal yang kita lakukan dengan tulus akan mendatangkan berkat dan kedamaian di hidup kita” ujarnya.

Tekankan Pentingnya Solidaritas

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial, terutama dalam situasi yang penuh tantangan seperti yang dihadapi keluarga adik Kayesa.

“Semoga dengan dukungan kita semua, adik kayesya bisa segera sembuh dan keluarga juga bisa merasakan sedikit keringanan dari beban yang mereka tanggung” harapnya.

“Mari kita terus berupaya untuk berbagi dan membantu sesama, karena dengan begitu, kita turut menyebarkan kebaikan di dunia ini” tutup Fachruddin.

Usai tausiyah, personalia IPM dengan sigap membawa kotak kardus berkeliling. Alhamdhulillah, donasi yang terkumpul berjumlah Rp. 1,000,000.

Meski tidak seberapa, semoga sedekah tersebut bermanfa’at membantu meringankan biaya pengobatan.

Dan yang terpenting adalah memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung keopada siswa siswi Matsamutu akan pentingnya kesadaran berbagi dengan sesama.

Dengan spirit Al-maun, semoga infaq yang tidak seberapa ini menjadi ladang pahala bagi kita sekaligus sebagai tabungan kelak di akhirat nanti.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu