Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru Ismuba SMA Muha Genteng Kawal Materi Khas Persyarikatan Sesuai HPT

Iklan Landscape Smamda
Guru Ismuba SMA Muha Genteng Kawal Materi Khas Persyarikatan Sesuai HPT
Lima guru ISMUBA SMA Muha Genteng usai melaksanakan rapat bulanan. Foto: Alib/PWMU.CO
pwmu.co -

Komitmen menjaga kemurnian ajaran dan nilai-nilai Muhammadiyah terus diperkuat oleh SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi.

Hal itu diwujudkan melalui rapat koordinasi empat guru mata pelajaran Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) yang digelar di ruang perpustakaan sekolah., Kamis (15/1/2026)

Rapat tersebut difokuskan pada pengawalan materi khas Persyarikatan Muhammadiyah agar tetap selaras dengan Himpunan Putusan Tarjih (HPT). Ismuba sendiri merupakan mata pelajaran wajib di seluruh Perguruan Muhammadiyah, mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, bahkan juga diajarkan di lingkungan pesantren Muhammadiyah.

Sebagai materi khas persyarikatan, Ismuba menjadi ruh utama dalam membentuk karakter dan ideologi pelajar Muhammadiyah.

Rapat dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan memanfaatkan waktu luang saat siswa kelas X dan XI mengikuti kegiatan Ortom Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Sementara siswa kelas XII tengah mengikuti sosialisasi persiapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) bersama guru Bimbingan Konseling.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Guru Ismuba SMA Muha Genteng, Moh. Sulim, S.Ip. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif guru Ismuba untuk selalu merujuk pada HPT dalam penyampaian materi pembelajaran.

“Kita semua sebagai pengampu mata pelajaran tentu memahami bahwa materi Al-Islam di lingkungan Dinas Pendidikan menggunakan buku dan pendekatan yang berbeda. Sampai hari ini pun, kadang kita masih menggunakan perangkat pembelajaran yang diadopsi dari Kementerian Pendidikan Nasional karena tuntutan administrasi dan model perangkat,” jelasnya.

Namun demikian, Sulim menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak boleh mengaburkan ruh Persyarikatan Muhammadiyah.

“Karena itu, kami mohon ketika bapak-ibu guru menyampaikan materi akidah dan syariah, tetap berpedoman pada HPT. Ini penting agar arah pembelajaran kita tetap sambung dengan aturan dan manhaj organisasi,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, untuk materi ibadah, guru Ismuba dapat merujuk pada HPT jilid 3 yang dinilai lebih fleksibel dan aplikatif.

“Kita juga harus sadar bahwa siswa yang benar-benar berlatar belakang kader Muhammadiyah jumlahnya belum sampai 30 persen. Maka pendekatan yang bijak dan argumentatif sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain membahas teknis pembelajaran di kelas, rapat tersebut juga menggarisbawahi peran strategis guru Ismuba sebagai pelopor pemahaman HPT di lingkungan sekolah.

Tanggung jawab guru Ismuba tidak hanya terbatas pada siswa, tetapi juga mencakup internalisasi nilai-nilai HPT kepada seluruh tenaga pendidik di SMA Muha Genteng.

“Kita harus menjadi pelopor HPT, bukan hanya untuk siswa, tetapi juga kepada semua guru di sekolah ini, terutama kepada enam belas guru baru yang bergabung,” ujar Ahmad Khairudin, S.Pd., guru pengampu Al-Islam kelas XI yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Urusan Kesiswaan.

Menurutnya, pemahaman yang seragam tentang HPT di kalangan guru akan menciptakan ekosistem pendidikan yang sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah, baik dalam pembelajaran formal maupun dalam budaya sekolah sehari-hari.

Selama hampir satu jam, rapat berlangsung dinamis dengan berbagai diskusi seputar ke-Ismuba-an, mulai dari sinkronisasi perangkat pembelajaran, metode penyampaian materi, hingga strategi internalisasi nilai HPT kepada siswa dan guru.

Tepat pukul 07.45 WIB, rapat ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan pada pertemuan berikutnya.

Beberapa agenda lanjutan telah disiapkan guna memastikan materi Ismuba di SMA Muha Genteng benar-benar menjadi sarana penguatan ideologi, akhlak, dan spiritualitas pelajar Muhammadiyah.

Dengan langkah ini, SMA Muhammadiyah 2 Genteng menegaskan komitmennya sebagai perguruan Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam menjaga jati diri dan nilai-nilai Persyarikatan.

*

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu