Sejumlah guru MA Muhammadiyah 9 Lamongan mengikuti seminar Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Lamongan pada Rabu (28/1/2025).
Kegiatan yang diinisiasi pengawas madrasah Kecamatan Lamongan ini mengusung tema Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi Guru Madrasah Aliyah.
Seminar digelar di Hall Hotel Pinky Lamongan dan diikuti perwakilan guru Madrasah Aliyah dari empat kecamatan, yakni Lamongan, Tikung, Deket, dan Sarirejo.
Acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah dengan penuh khidmat.
Ketua panitia, Eko Cahyono, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir.
“Kami mewakili panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu. Semoga ikhtiar kami menyelenggarakan seminar ini membawa banyak manfaat,” ujarnya.
Kepala Kantor Kemenag Lamongan, H. M. Muhlisin Mufa, M.Pd.I., menegaskan pentingnya kompetensi guru dalam proses pembelajaran.
“Kompetensi guru madrasah merupakan modal utama pembelajaran. Guru profesional akan melahirkan murid yang bermutu. Karena itu, guru harus terus memperbarui ilmunya,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Lamongan, H. Banjir Sidomulyo, M.Pd.I., menekankan pentingnya keteladanan guru.
“Guru yang baik adalah guru yang mampu menjadi teladan. Peningkatan kinerja guru sangat diperlukan agar tujuan pendidikan dapat tercapai,” tuturnya.
Materi inti seminar disampaikan oleh Pengawas Madrasah Kecamatan Lamongan, Dra. Hj. Ida Safiaturahma, M.Pd.I., yang memaparkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.
“Di era digital, guru perlu beradaptasi dengan teknologi agar mampu membimbing siswa secara kreatif dan inovatif sehingga motivasi belajar meningkat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemateri juga mendemonstrasikan media pembelajaran berbasis digital kepada para peserta.
Kepala MA Muhammadiyah 9 Lamongan, Anton Wahyudin, yang turut mengikuti seminar, berharap kegiatan ini berdampak positif bagi peningkatan kualitas guru.
“Saya berharap guru MA Muhammadiyah 9 Lamongan dapat meningkatkan kapasitasnya sebagai pendidik di era modern dan berkontribusi mencetak generasi yang cerdas serta adaptif,” harapnya.





0 Tanggapan
Empty Comments