Seluruh guru Muhammadiyah se-Kabupaten Probolinggo berkumpul di SD Muhammadiyah 1 Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (29/8/2025), dalam kegiatan Workshop “Service Excellent Sukses SPMB 2026: Melangkah Bersama Meraih Kejayaan.”
Agenda penting ini diselenggarakan untuk memperkuat strategi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Probolinggo.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Probolinggo, Sigit Prasetyo ST MPd yang menegaskan pentingnya peningkatan mutu guru demi membangun citra positif lembaga Muhammadiyah.
“Sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang memiliki citra positif di mata masyarakat, baik dari aspek pelayanan, sumber daya manusia, tampilan fisik, maupun karakter peserta didiknya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebuah sekolah dapat dikatakan sukses apabila jumlah siswanya terus mengalami peningkatan. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kekompakan, musyawarah, serta upaya meminimalkan miskomunikasi.
Workshop dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pagi, narasumber utama, Dr Mulyana SPd MSi menyampaikan strategi kunci dalam pelaksanaan SPMB.
“Kepala sekolah yang hebat adalah kepala sekolah yang mampu meningkatkan jumlah rombongan belajar. SPMB tidak cukup hanya mengandalkan promosi, tetapi harus disertai dengan strategi yang terukur,” tegasnya.
Ia kemudian memaparkan empat strategi pokok, yaitu: menjalin kemitraan dengan minimal 20 mitra, memperkuat brand positioning sekolah, menguasai teori SPMB yang terukur, serta memahami konsep zona dalam SPMB.
Memasuki sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan kerja kelompok. Setiap sekolah diminta menyusun perencanaan SPMB dalam bentuk presentasi PowerPoint dan memaparkannya di hadapan peserta lain.
Diskusi berlangsung hangat, penuh gagasan, dan mencerminkan komitmen bersama untuk merumuskan strategi terbaik bagi kemajuan sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Sebelum acara ditutup, suasana dibuat lebih santai melalui sesi ice breaking yang dipandu oleh salah satu guru TK Pendil. Kegiatan ini berhasil mencairkan ketegangan dan meningkatkan semangat peserta hingga akhir acara.
Sembilan Langkah Sukses SPMB
Dr Mulyana juga menekankan beberapa langkah penting untuk kesuksesan SPMB, di antaranya:
1. Membuka pendaftaran lebih awal.
2. Menjemput “adik tersayang” (memfasilitasi agar anggota keluarga yang bersekolah dapat bersekolah di tempat yang sama).
3. Membangun kemitraan dengan MoU sekolah mitra.
4. Workshop dan raker SPMB.
5. Membentuk panitia SPMB yang terukur.
6. Publikasi maksimal, termasuk membuat majalah.
7. Mempercantik sekolah.
8. Pemetaan yang menarik.
9. Marketing SPMB yang efektif.
“Sekolah yang merasa tidak butuh murid adalah awal dari kehancuran. Karena itu setiap guru harus ikut bergerak mencari siswa, sesuai target yang ditentukan,” tuturnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa Kafaratul Majelis dan sesi foto bersama.
Dengan penuh antusias, para guru Muhammadiyah Probolinggo pulang membawa bekal ilmu, strategi, dan semangat baru. Harapannya, melalui workshop ini sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat semakin unggul, kompak, dan siap meraih kejayaan bersama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments