SD Muhammadiyah 2 Krian (SD MUKRIDA) terus memperkuat budaya Qurani melalui pelaksanaan munaqosah bagi para guru sebagai upaya meningkatkan kualitas baca tulis Al-Qur’an. Kegiatan ini digelar dalam dua gelombang, (20/9/2025) dan (15/11/2025) dengan total 14 peserta.
Program penilaian mencakup empat aspek utama: fashahah, tajwid, irama Hijaz, dan kelancaran. Seluruh proses menggunakan platform digital EduCore dari Tajdied Center sehingga hasil evaluasi lebih objektif, terukur, dan transparan.
Sistem tersebut mencatat kesalahan secara rinci, mulai dari makhraj huruf, kaidah tajwid, hingga kestabilan irama sehingga setiap guru mengetahui bagian yang perlu ditingkatkan.
Gelombang pertama berlangsung pukul 07.30–14.00 WIB dengan penguji Ustadz Lukmanul Hakim. Gelombang kedua digelar pukul 07.00–10.00 WIB dengan penguji Ustadzah Nafidah. Pembagian ini memberikan fleksibilitas bagi guru yang memiliki agenda di luar sekolah tanpa mengurangi kualitas penilaian.
Koordinator BTQ, Khusnul Kotimah, menilai program tersebut sebagai langkah penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
“Walaupun baru 14 guru yang mengikuti, kami berharap tahun depan peserta bertambah dan standar ujiannya meningkat,” ujarnya.
Salah satu peserta, Halimul Hajar, mengaku mendapat pengalaman berharga.
“Proses ini memberi semangat baru untuk terus memperbaiki bacaan dan mengajar dengan lebih percaya diri,” tuturnya.
Melalui munaqasyah berstandar digital ini, SD MUKRIDA menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan Al-Qur’an yang profesional, modern, dan berdampak langsung pada kualitas guru.






0 Tanggapan
Empty Comments