Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru SD Mumtaz Kokohkan Pedagogical Knowledge, Dewoto Kusumo: Guru Bukan Sekadar Mengajar, Tapi Menggubah Karakter

Iklan Landscape Smamda
Guru SD Mumtaz Kokohkan Pedagogical Knowledge, Dewoto Kusumo: Guru Bukan Sekadar Mengajar, Tapi Menggubah Karakter
Upgrade kompetensi, wujudkan pembelajaran berkualitas (Indah Nurma Sari/PWMU.CO)
pwmu.co -

Seluruh Guru SD Mumtaz mengikuti penguatan kapasitas diri dengan tema “Memahami Konsep Pedagogical Knowledge” di sekolah, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh wali kelas dan guru mata pelajaran ini menghadirkan narasumber Dewoto Kusumo, MPd, selaku Kepala Urusan Kurikulum SD MUMTAZ.

Dalam pemaparannya, Dewoto Kusumo menegaskan bahwa pemahaman mendalam tentang pedagogical knowledge menjadi fondasi utama bagi seorang pendidik. Ia membuka sesi dengan mengingatkan kembali hakikat tugas guru.

“Tugas guru bukan sekadar mengajar. Tugas guru adalah mendidik. Mendidik adalah upaya atau usaha guru untuk menggubah siswa menjadi pribadi yang unggul, cakap dalam kompetensi, dan berkarakter baik. Ini adalah proses perubahan yang disengaja dan sistematis,” ujar Dewoto di hadapan para guru.

Pedagogical Knowledge: Fondasi Profesionalisme

Dewoto menjelaskan secara rinci konsep pedagogical knowledge, yaitu pemahaman mendalam tentang proses belajar-mengajar yang mencakup prinsip, teknik, dan strategi pembelajaran. Ia menekankan bahwa seorang guru tidak cukup hanya menguasai materi (content knowledge), tetapi juga harus tahu bagaimana cara menyampaikan materi tersebut agar mudah dipahami dan bermakna bagi siswa.

Paparan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan komponen-komponen praktik pedagogik yang harus dikuasai guru. Komponen tersebut meliputi perencanaan pembelajaran yang matang, pengelolaan kelas yang dinamis, pemanfaatan asesmen untuk perbaikan pembelajaran, hingga kemampuan membangun komunikasi efektif dengan peserta didik.

Titik krusial dalam pelatihan ini adalah penguatan tentang integrasi praktik pedagogik dengan pembelajaran. Dewoto memperkenalkan kerangka TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge).

“TPACK adalah perpaduan harmonis antara tiga pengetahuan utama: pengetahuan tentang konten/materi, pengetahuan tentang pedagogik, dan pengetahuan tentang teknologi. Ketiganya harus terintegrasi, tidak berdiri sendiri,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa dalam TPACK, psikologi pendidikan berperan penting untuk memahami karakteristik dan perkembangan siswa. Teori belajar—mulai dari behaviorisme, kognitivisme, hingga konstruktivisme—menjadi landasan ilmiah dalam memilih pendekatan yang tepat. Sedangkan praktik pedagogik diwujudkan dalam pemilihan pendekatan (approach), model (model), dan metode (method) pembelajaran yang variatif.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Refleksi dan Evaluasi sebagai Puncak Pembelajaran

Sesi penguatan ditutup dengan dua kegiatan penting: refleksi dan evaluasi. Dalam sesi refleksi, para guru diminta merenungkan praktik mengajar mereka selama ini, mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan.

“Refleksi adalah jembatan antara pengalaman dan pembelajaran. Tanpa refleksi, pengalaman hanya menjadi rutinitas,” ujar Dewoto.

Sementara itu, evaluasi diposisikan bukan sebagai kegiatan akhir yang bersifat administratif, melainkan sebagai alat untuk mengukur efektivitas proses pedagogik yang telah dilakukan. Evaluasi yang autentik, menurutnya, akan memberikan data akurat tentang pencapaian kompetensi siswa sekaligus menjadi umpan balik bagi guru untuk terus berkembang.

Kepala Sekolah SD Mumtaz, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para guru yang terus berupaya meningkatkan kualitas diri.

“Penguatan pedagogical knowledge ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin guru-guru SD Mumtaz tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki hati yang kuat dalam menggubah siswa menuju generasi yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk mengimplementasikan konsep TPACK dan praktik pedagogik terbaik di kelas masing-masing. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡