
PWMU.CO – Suasana serius namun penuh semangat tampak di ruang Laboratorium Komputer SD Muhammadiyah Kota Blitar (SD Muhtar) pada Jumat (13/6/2025).
Seluruh guru, karyawan, kepala sekolah, hingga pengawas dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar hadir dalam kegiatan Brainstorming Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) untuk Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini digelar sejak pagi hingga selesai. Selama kegiatan berlangsung, seluruh murid SD Muhtar menjalani pembelajaran dari rumah.
Fokus utama pertemuan adalah menyusun dan mengevaluasi dokumen KSP yang menjadi pedoman pendidikan sekolah dalam satu tahun ajaran mendatang.
Kepala SD Muhtar, Tiwik Kusrini SPd, yang akrab disapa Tiwik, menegaskan pentingnya guru untuk terus berkembang dan tidak stagnan. Ia menyampaikan satu kalimat penuh makna yang langsung menjadi perhatian peserta.
“Guru tidak boleh mati gaya,” tegas Tiwik. “Artinya, guru harus selalu kreatif, mengikuti perkembangan zaman, dan mampu menyesuaikan cara mengajar dengan kebutuhan murid saat ini.”
Ia menjelaskan bahwa tantangan pendidikan modern menuntut guru untuk terus belajar dan berinovasi. Guru yang adaptif akan mampu membangun koneksi yang kuat dengan murid generasi digital yang hidup di era serba cepat.
“Kalau murid sekarang suka video pendek atau aplikasi interaktif, guru bisa mengajar lewat media seperti Padlet, Canva, YouTube, atau kuis daring seperti Kahoot. Ini penting agar pembelajaran tetap seru dan tidak membosankan,” jelas Tiwik.
Dalam forum tersebut, Tiwik juga menyampaikan visi dan misi SD Muhtar yang telah disusun dan kemudian dievaluasi bersama salah satu pengawas dari Dispendik Kota Blitar.
Visi dan misi tersebut diarahkan untuk menjadikan SD Muhtar sebagai sekolah yang inklusif, mampu melayani anak-anak disabilitas, dan responsif terhadap kemajuan teknologi pendidikan.
“Sepuluh misi sekolah bisa dijabarkan menjadi sepuluh tujuan atau bahkan lebih. Kita bisa menyempurnakan dokumen KSP dengan informasi yang kita cari dari internet. Yang penting, dokumennya hidup dan relevan dengan kebutuhan pendidikan sekarang,” tambahnya.
SD Muhtar yang beralamat di Jalan Cokroaminoto Nomor 3, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, membawa branding sebagai Islamic School dengan moto Mencetak Generasi Islami, Unggul, dan Berwawasan Global.
Melalui kegiatan seperti ini, SD Muhtar berharap menjadi lembaga pendidikan yang terbaik, unggul, ramah anak, dan semakin diminati masyarakat. Dengan semangat guru yang terus berkembang dan tidak mati gaya, sekolah ini akan mencetak generasi masa depan yang cerdas, religius, dan berdaya saing global.
Penulis Agus Fawaid Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments