Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non-Formal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Penandatanganan Kerja Sama, Seminar Pendidikan, dan Buka Puasa Bersama pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Harris Hotel Gubeng, Surabaya ini menggandeng Marshall Cavendish Singapore untuk mengembangkan program pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) dan coding.
Seminar pendidikan dalam kegiatan tersebut menghadirkan Mrs. Joy Tan, Head of Learning Solution dari Marshall Cavendish Singapore. Dalam paparannya yang bertajuk “Our Journey Together to Effective Learning: AI, Leadership and Teacher Development”, ia menjelaskan pentingnya transformasi pendidikan agar mampu menjawab tantangan abad ke-21.
Menurutnya, abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki berbagai keterampilan penting. Di antaranya kreativitas, berpikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah, komunikasi, kolaborasi, kemampuan beradaptasi, literasi digital, hingga pemahaman lintas budaya.
Ia menegaskan bahwa dunia saat ini berada dalam kondisi yang terus berubah, tidak stabil, dan penuh ketidakpastian. Kondisi tersebut, kata dia, merupakan realitas yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Inilah dunia yang dihadapi oleh anak didik kita hari ini,” ujarnya.
Joy Tan menambahkan bahwa untuk menghadapi perubahan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia telah menyiapkan pendekatan pembelajaran deep learning.
Namun ia mengingatkan bahwa konsep deep learning tidak boleh berhenti pada tataran teoritis saja. Pendekatan tersebut harus benar-benar diterapkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari di sekolah.
Ia juga menyoroti posisi Indonesia dalam hasil Programme for International Student Assessment (PISA) yang masih berada di peringkat bawah secara global.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peringatan penting bagi dunia pendidikan di Indonesia untuk segera melakukan perubahan.
“Jika kita tidak segera mengambil langkah perubahan, generasi muda kita berisiko kehilangan kemampuan untuk bersaing di dunia yang semakin tidak stabil ini,” tegasnya.
Melalui kerja sama dengan Marshall Cavendish Singapore, PWM Jawa Timur berharap penguatan pembelajaran berbasis AI dan coding dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments