Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (28/03/2026) di SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS), Sumber, Surakarta.
Lebih lanjut, Halal Bihalal terhadiri sekitar 1.200 guru dari berbagai jenjang pendidikan Muhammadiyah se-Kota Surakarta sebagai upaya mempererat ukhuwah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Momentum Silaturahmi Antar Pendidik
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini terhadiri guru dari jenjang KB-TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah.
Halal Bihalal tersebut menjadi momentum penting pasca Idul Fitri 1447 H untuk memperkuat silaturahmi antar pendidik di lingkungan Muhammadiyah.
Halal Bi Halal menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr H A Dahlan Rais MHum sebagai narasumber utama.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya orientasi sekolah Muhammadiyah pada kualitas dan keunggulan.
Menurutnya, ukuran keunggulan dapat dilihat secara komparatif dan kompetitif, yakni mampu bersaing dan unggul dibandingkan sekolah lain serta meraih prestasi dalam berbagai kompetisi.
“Maka kita harus berusaha keras agar sekolah-sekolah kita unggul dibandingkan sekolah-sekolah lain. Kalau mengikuti kompetisi selalu menang, itu artinya unggul” ujarnya.
Makna Halal Bihalal
Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta, Dr Mohamad Ali MPd dalam sambutannya menjelaskan bahwa halal bi halal memiliki makna fungsional dan operasional dalam dunia pendidikan.
Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan pembelajaran serta kesejahteraan guru sebagai bagian dari implementasi nilai halal bi halal.
“Makna syawalan adalah peningkatan. Bagaimana nilai-nilai di bulan Ramadhan dapat meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didik dan stakeholder di sekolah. Maka semakin bertambah usia lembaga sekolah harus semakin tambah efisien, efektif, dan produktif” jelasnya.
Menurutnya, kepala sekolah dan pimpinan majelis perlu terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru. Sementara para pendidik didorong untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik.
Di samping itu, ia juga mengapresiasi kehadiran para guru yang mengikuti kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.
Melalui kegiatan ini, harapannya seluruh guru Muhammadiyah di Kota Surakarta semakin solid dan memiliki semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Pemaknaan halal bi halal secara fungsional dan operasional diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan sehingga melahirkan sekolah-sekolah Muhammadiyah yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Islam Kemuhammadiyahan.





0 Tanggapan
Empty Comments