Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Halal Bihalal PRM Wotan: 100 Pendidik Muhammadiyah Perkuat Sinergi dan Profesionalisme

Iklan Landscape Smamda
Halal Bihalal PRM Wotan: 100 Pendidik Muhammadiyah Perkuat Sinergi dan Profesionalisme
Foto bersama keluarga besar Perguruan Muhammadiyah Wotan di acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen – PNF PRM Wotan. (Arifiyanto/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pagi yang cerah di Desa Wotan, Panceng, Gresik, Jumat (27/3/2026) menjadi momen berkumpulnya para pendidik Muhammadiyah dalam acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen & PNF PRM Wotan. Bertempat di Ruang Serba Guna Perguruan Muhammadiyah Wotan, sekitar 100 guru dan karyawan dari berbagai jenjang pendidikan berbaur dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.

Sejak pukul 07.30 WIB, para pendidik dari KB ‘Aisyiyah 6, TK ABA 16, MI Muhammadiyah 4, MTs Muhammadiyah 9, TPA Darussalam 22, Madin Wustho Darussalam, hingga Pondok Pesantren Al Adzkiya’ Muhammadiyah datang silih berganti. Ruangan yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar berubah menjadi wadah silaturahmi besar tanpa sekat antar-AUM.

Acara dibuka khidmat melalui lantunan ayat Al-Qur’an, disusul lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya yang membangkitkan semangat kemuhammadiyahan.
Dalam sambutan pembukanya, Wakil Ketua PRM Majelis Dikdasmen-PNF, Drs. H. Mahmudi, M.Pd.I., menegaskan pentingnya profesionalisme pendidik di era modern. Menurutnya, guru tidak boleh berhenti belajar.

“Seorang pendidik adalah murid abadi. Kita harus meneladani Imam Al-Ghazali yang sepanjang hidupnya terus belajar. Di tangan guru yang terus mengasah diri, masa depan generasi Muhammadiyah dipertaruhkan,” ujarnya.

Ekosistem Kerja

Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PRM Wotan, Hasan Maghrobi, S.Pd., turut mengingatkan pentingnya membangun ekosistem kerja yang harmonis. Ia menegaskan bahwa Perguruan Muhammadiyah Wotan adalah satu tubuh besar yang harus bergerak seirama agar mampu menghadapi tantangan pendidikan.

“Keharmonisan dan kekompakan adalah fondasi utama. Jika internal solid, tantangan seberat apa pun bisa kita lalui bersama,” tuturnya.

Pesan ideologis disampaikan oleh Ketua PRM Wotan, Ustadz Asrori, yang menekankan peran strategis guru dalam membangun peradaban melalui ruang kelas.

“Pendidikan berkualitas adalah investasi terbesar bagi kemajuan bangsa. Dedikasi guru sangat menentukan performa dan capaian siswa di masa depan,” jelasnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Apresiasi positif datang dari para praktisi pendidikan. Qurotul Aini, S.Pd., Kepala TK ABA 16 Wotan, menyebut kegiatan ini sebagai momen recharge setelah libur panjang.

“Terasa sekali kekeluargaannya. Tradisi baik seperti ini harus dipertahankan karena mempererat hubungan antarpendidik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Syaiful Uddin, S.Pd.I., Kepala MI Muhammadiyah 4 Wotan, yang melihat Halal Bihalal sebagai jembatan komunikasi antar-AUM.

“Seringkali kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Lewat kegiatan ini, silaturahmi kembali tersambung dan kami bisa saling bertukar pikiran,” katanya.

Acara ditutup dengan saling bersalaman, foto bersama, dan makan bersama. Suasana penuh kehangatan itu menegaskan bahwa semangat membangun pendidikan di Desa Wotan terus tumbuh dan tidak pernah padam. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡