RSU ‘Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan menggelar kegiatan halal bihalal pada Jumat (27/3/2026) yang diikuti oleh seluruh karyawan rumah sakit. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan antarpegawai setelah menjalani bulan suci Ramadan.
Dalam suasana penuh kehangatan, seluruh karyawan berkumpul dan saling bersalaman sebagai bentuk saling memaafkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan kerja.
Direktur RSU ‘Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, dr. Muhammad Hud Suhargono, Sp.OG(K), Subsp. Obginsos, menyampaikan bahwa halal bihalal memiliki makna yang sangat penting, baik dari sisi budaya maupun nilai keislaman.
“Tradisi halal bihalal memiliki nilai sejarah yang kuat. Berdasarkan catatan, kegiatan ini pertama kali dipelopori oleh tokoh Muhammadiyah pada tahun 1924. Oleh karena itu, tradisi baik seperti ini harus terus dijaga dan dilaksanakan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap kebaikan hendaknya segera dilaksanakan sebagaimana yang diperintahkan dalam ajaran Islam. Menurutnya, halal bihalal bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sarana untuk membersihkan hati, mempererat ukhuwah, serta memperkuat semangat kerja bersama.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh karyawan RSU ‘Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan. Suasana kekeluargaan terasa begitu kental, mencerminkan hubungan yang harmonis antarpegawai dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
Sebagai penutup, panitia menyediakan hidangan khas berupa sate gulai dan tahu campur yang dinikmati bersama oleh karyawan serta keluarga pasien. Momen kebersamaan ini semakin menambah keakraban dan mempererat hubungan antar seluruh pihak yang hadir.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan seluruh insan RSU ‘Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan semakin solid, memiliki semangat kebersamaan yang kuat, serta terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments