Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hampa di Ujung Kekuasaan

Iklan Landscape Smamda
Hampa di Ujung Kekuasaan
Ilustrasi: Toto Sihono/Kompas
Oleh : Dr. Ajang Kusmana Staf Pengajar AIK UMM
pwmu.co -

Dari perspektif agama, kekuasaan dan kedudukan dapat dilihat sebagai amanah suci yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual.

Pangkat, jabatan, dan kekuasaan yang selalu kita inginkan, banggakan, dan perjuangkan dapat dihubungkan dengan ambisi duniawi yang pada akhirnya bisa menimbulkan penyesalan di akhirat.

Dalam pandangan agama, kedudukan ini merupakan amanah berat yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, dan mengejarnya secara berlebihan dapat membuat seseorang lalai, zalim, serta tergiur oleh kemewahan.

Pangkat, jabatan dan kekuasaan yang selalu kita inginkan, yang selalu kita banggakan, yang selalu kita rebutkan.

Bahkan kadang hingga kita berambisi sampai lalai, mengorbankan segalanya, berbuat apa saja, melakukan berbagai cara. Tak peduli berbuat dosa, curang, berbuat zalim, menebar fitnah, adu domba dan permusuhan.

Namun lihatlah, pada akhirnya semua akan terhenti, terganti dan tak berarti lagi. Lantas masihkan perlombaan mengejar jabatan, pangkat dan kekuasaan masih selalu menjadi tujuan dan ambisi hidup kita ?

Mari kita merenung sejenak, bukankah kekuasaan yang hari ini menjadi ambisi setiap orang.
Namun kelak ujungnya adalah penyesalan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Iklan Landscape UM SURABAYA

إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُونَ عَلَى الإِمَارَةِ ، وَسَتَكُونُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، فَنِعْمَ الْمُرْضِعَةُ وَبِئْسَتِ الْفَاطِمَةُ

“Sesungguhnya kalian nanti akan sangat berambisi terhadap kepemimpinan, ujungnya hanya penyesalan pada hari kiamat. Di dunia ia mendapatkan kesenangan, namun setelah kematian sungguh penuh derita.” (HR. Bukhari no. 7148)

Sungguh kepemimpinan adalah amanat yang berat, karenanya Islam mewanti-wanti bagi setiap yang mengemban amanah ini, jangan sampai gila kekuasaan, berlaku zalim, menjadi orang-orang yang lalai dan tergiur dengan kedudukan mewah.

Ingatlah selalu sebanyak apapun harta dan setinggi apapun kedudukan kita namun pada akhirnya semua akan kita tinggalkan, bahkan jabatan dan kesenangan dunia yang hari ini kita rebutkan kelak bisa menjadi sebuah penyesalan.

Semoga Allah memberi hidayah pada para pemimpin bangsa dan begitu pula pada kita semoga dapat mengemban setiap amanat dengan baik. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu