Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hari Kedua Tarawih, PRM Giri Gajah Hadirkan Tausiyah tentang Kemuliaan Ramadan dan Janji Surga

Iklan Landscape Smamda
Hari Kedua Tarawih, PRM Giri Gajah Hadirkan Tausiyah tentang Kemuliaan Ramadan dan Janji Surga
Dimas Hasbi Assidiqi menyampaikan Kultum hari kedua pelaksanaan sholat Tarawih di Musholla Al-Jihad PRM Giri Gajah PCM Kebomas (Lilik/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana khusyuk dan penuh semangat kembali terasa pada pelaksanaan shalat Tarawih hari kedua di Musholla Al-Jihad Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Giri Gajah, Rabu (18/2/2026). Pada kesempatan tersebut, jamaah mendapatkan siraman rohani dari  Dimas Hasbi Assidiqi, yang juga bertindak sebagai imam shalat Tarawih.

Dalam tausiyahnya, Dimas mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur karena masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk berjumpa kembali dengan bulan suci Ramadan. Menurutnya, dapat bertemu Ramadan merupakan kemuliaan dan nikmat besar yang tidak semua orang dapat merasakannya.

“Bersyukurlah kita masih dipertemukan dengan Ramadan tahun ini. Ini adalah tanda kasih sayang Allah kepada kita. Tidak semua orang yang tahun lalu bersama kita masih diberi kesempatan untuk menjalaninya,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh dengan keimanan dan keikhlasan, seorang muslim akan kembali dalam keadaan bersih dari dosa, seperti bayi yang baru dilahirkan.

Kemenangan dan Kebahagiaan

Dimas kemudian mengajak jamaah untuk mentadabburi kandungan Surat An-Naba’, khususnya tentang kabar besar (an-naba’ al-‘azhim) mengenai hari akhir dan balasan bagi orang-orang yang bertakwa. Ia menyampaikan bahwa Allah telah menjanjikan kemenangan dan kebahagiaan yang luar biasa bagi hamba-Nya yang bertakwa.

“Allah menggambarkan balasan bagi orang-orang bertakwa dengan kenikmatan surga, di antaranya kebun-kebun anggur yang indah, menyejukkan pandangan, dan menyenangkan hati bagi siapa saja yang melihat maupun memilikinya,” jelasnya.

Selain itu, Allah juga menjanjikan pasangan-pasangan yang suci dan sebaya usianya. Dalam sebuah kisah yang disampaikan, dijelaskan bahwa di surga tidak ada orang yang tua. Semua penghuninya berada dalam usia muda yang sama, dalam keadaan sehat, kuat, dan penuh kebahagiaan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Para penghuni surga juga disediakan minuman yang lezat dan menyejukkan, minuman yang tidak memabukkan, tidak membawa mudarat, dan tidak menimbulkan penyesalan. Di dalam surga, lanjutnya, tidak ada perkataan sia-sia, tidak ada gurauan yang menyakitkan, serta tidak ada kebohongan. Semua yang terdengar hanyalah ucapan yang baik, penuh kedamaian dan kebahagiaan.

Di akhir tausiyahnya, Ia mengajak jamaah untuk menyongsong Ramadan dengan hati yang gembira, penuh harapan akan ampunan Allah SWT, serta semangat untuk meningkatkan kualitas ibadah.

“Kita berharap mendapatkan apa yang Allah janjikan dalam Surat An-Naba’, yaitu kemenangan, keselamatan, dan kenikmatan surga sebagai balasan bagi orang-orang yang bertakwa,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya meluruskan niat dalam setiap ibadah, yaitu semata-mata ikhlas karena Allah. Kesempatan bertemu Ramadan, menurutnya, adalah tanda bahwa kita termasuk orang-orang pilihan yang masih diberi waktu untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, jamaah Musholla Al-Jihad berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk meraih ampunan, keberkahan, serta kemuliaan di sisi Allah Swt. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu