Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hari Pertama Sekolah, SDMM Tanamkan Nilai Pahlawan Sejati: Berani karena Allah

Iklan Landscape Smamda
Hari Pertama Sekolah, SDMM Tanamkan Nilai Pahlawan Sejati: Berani karena Allah
pwmu.co -
Pembukaan First Day School oleh Pengawas SD Kecamatan Manyar, Majelis Dikdasmen PNF PRM PPI, Kepala SDMM, Ikwam SDMM (Nur Aini Ochtafiya/PWMU.CO)

PWMU.CO – Suasana hangat, wajah ceria, dan semangat baru mewarnai First Day School di SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Senin (14/7/2025). Tahun ini, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah mengusung tema “Pahlawan Sejati, Sahabat Sesama”. Tema ini diambil untuk menanamkan nilai keberanian dan kepedulian sejak dini.

Sejak pukul 06.45 WIB, halaman sekolah tampak dipenuhi siswa baru yang berbaris rapi, didampingi guru dan disaksikan oleh orang tua. Lagu Indonesia Raya dan Mars SDMM menggema, menambah semangat cinta Tanah Air dan kebanggaan terhadap sekolah.

Kepala SDMM, Athiq Amiliyah SPd membuka acara dengan sambutan yang penuh semangat.

“Kami ingin anak-anak merasa senang, aman, dan pulang ke rumah dengan hati bahagia. Di SDMM, belajar bukan hanya tentang angka, tapi juga membangun karakter pemberani, jujur, dan cinta Allah,” tuturnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pengawas SD Kecamatan Manyar, Supriyadi SPd yang secara resmi membuka MPLS Ramah.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Kegiatan seperti ini patut diapresiasi karena mampu menumbuhkan semangat belajar sekaligus membentuk karakter,” ujarnya.

Dipandu oleh Ustadz Zainal Abidin dan Ustadzah Siti Madinah SPd, rangkaian acara berlanjut dengan penampilan mini drama berjudul “Pahlawan Sejati, Berani Karena Allah.”

Pemeran drama berjudul “Pahlawan Sejati” (Nur Aini Ochtafiya/PWMU.CO)

Drama tersebut mengisahkan sebuah kota yang awalnya damai, namun tiba-tiba dikacaukan oleh kehadiran Monster Dino. Makhluk itu mengacau dan mengacak-acak kota, menciptakan kepanikan. Dalam situasi genting tersebut, Boboboy dan Ultraman tampil gagah berani menantang Monster Dino yang membuat kerusuhan di kota.

Anak-anak diajak untuk terlibat secara aktif dalam pertunjukan, mulai dari berdoa bersama, mengangkat tangan, hingga memahami bahwa kekuatan sejati tidak hanya berasal dari otot atau jubah superhero, tetapi dari doa, iman, dan kerja sama.

“Anak-anak belajar bahwa pahlawan sejati bukan hanya mereka yang memakai kostum, tetapi siapa pun yang mau berbuat baik dan membantu sesama,” jelas Ustadzah Kazue Salsabella Rachelinda, yang bertindak sebagai narator dalam pertunjukan tersebut.

Tiba-tiba, suasana berubah tegang. Kobaran api terlihat membumbung tinggi di sudut panggung, memancing kepanikan kecil di antara siswa dan guru yang berperan sebagai warga kota. Beberapa guru berteriak minta tolong, sementara suara sirine terdengar memecah keramaian.

Petugas pemadam kebakaran pun datang sigap membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Anak-anak bersorak lega saat “api” berhasil dipadamkan. Dari momen ini, mereka belajar bahwa pahlawan sejati itu nyata dan ada di sekitar kita, bisa dalam wujud petugas damkar, guru, orang tua, atau bahkan diri mereka sendiri.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Usai pertunjukan, seluruh siswa mengikuti Deklarasi Sekolah Happy Tanpa Bully yang dipimpin oleh Penanggung Jawab Bimbingan Konseling (BK), Ria Eka Lestari SSi. Sebagai wujud nyata dari deklarasi tersebut, siswa kelas 1 kemudian diantar menuju kelas masing-masing oleh kakak kelas 6.

Tindakan ini menjadi simbol budaya saling menjaga dan menghargai satu sama lain.

Deklarasi Sekolah Happy Tanpa Bully (Nur Aini Ochtafiya/PWMU.CO)

Ketua Ikatan Wali Murid (Ikwam), Yuli Dwi Ambarini, turut menyampaikan rasa syukurnya.

“Kami, para orang tua, merasa tenang karena di SDMM anak-anak kami diajarkan bukan hanya untuk menjadi pintar, tetapi juga untuk memiliki akhlak yang mulia,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pongangan Indah, Ir H Hon Djaelani, turut menyampaikan harapannya.

“Kegiatan ini membuktikan semangat Muhammadiyah mendidik generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Semoga anak-anak tumbuh menjadi pahlawan sejati di mana pun mereka berada,” katanya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan langkah awal generasi baru SDMM: tumbuh berani, beriman, berilmu, dan penuh cinta kepada Allah dan sesama. (*)

Penulis Nur Aini Ochtafiya Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡