Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia. Di tengah keberagaman generasi, Generasi Z (Gen Z) dinilai memiliki potensi besar sebagai motor utama gerakan kepedulian sosial di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Helmy Yahya saat menjadi pembicara dalam talkshow Kick Off Program Ramadan 1447 H Lazismu di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Kamis (15/1/2026).
Menurut Helmy, kepedulian sosial Gen Z terlihat nyata dalam berbagai peristiwa kemanusiaan. Ia mencontohkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai relawan dalam proses pemulihan bencana di Sumatera.
Bahkan, tidak sedikit anak muda yang rela mengabdikan waktu selama berbulan-bulan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
“Tinggal bagaimana potensi generasi muda ini lebih diarahkan. Mereka sebenarnya sudah rapi dalam berorganisasi dan memiliki pembukuan yang baik. Ini bisa menjadi kekuatan besar untuk mengamplifikasi gerakan kedermawanan bangsa,” ujarnya.
Ia menyoroti masih adanya pandangan meremehkan terhadap Gen Z dari generasi sebelumnya. Padahal, menurutnya, Gen Z memiliki kapasitas besar untuk berada di garda terdepan perubahan sosial.
Dari sisi ekonomi, meski saat ini daya finansial mereka belum dominan, Helmy menyebut sejumlah riset memprediksi Gen Z akan menjadi generasi paling sejahtera pada 2030 atau 2035 karena keunggulan dalam penguasaan teknologi.
Lebih lanjut, Helmy menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang berorientasi pada pemberdayaan.
Menurutnya, penyaluran zakat tidak cukup bersifat konsumtif, tetapi harus disertai edukasi serta pembekalan keterampilan agar penerima zakat mampu mandiri secara ekonomi.
Ia juga mengapresiasi peran Muhammadiyah melalui Lazismu yang dinilai konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi, termasuk bagi difabel dan lansia.
“Saya senang sekali Muhammadiyah itu fokus pada pendidikan dan kesehatan. Nomor tiganya adalah perekonomian,” tutup Helmy.






0 Tanggapan
Empty Comments