Hizbul Wathan (HW) SMK Muhammadiyah 2 Gresik (SMK Muda) sukses melaksanakan panen perdana tanaman bayam pada Selasa (15/12/2025).
Kegiatan ini menandai berakhirnya masa tanam selama kurang lebih tiga minggu, sekaligus menjadi puncak pembelajaran nyata mengenai konservasi lingkungan dan tanggung jawab sosial bagi para anggota ekstra kurikuler kepanduan tersebut.
Prosesi panen berlangsung seusai jam pelajaran sekolah, di lahan produktif sebelah kantin. Lahan tersebut sebelumnya memang telah disulap menjadi lahan bercocok tanam secara intensif oleh anggota HW.
Meskipun telah berganti pakaian dari seragam khas HW, semangat dan antusiasme para pandu tidak surut sedikit pun.
Momen ini justru menjadi ajang pembuktian kekompakan, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab yang mendalam, merefleksikan nilai-nilai luhur kepanduan Hizbul Wathan yang berhasil tertanam dalam diri mereka.

Perawatan tanaman yang meliputi penyiraman rutin dan pemupukan organik selama masa pertumbuhan membuahkan hasil yang menggembirakan; tanaman bayam tumbuh subur dan layak konsumsi.
Kebanggaan terpancar jelas dari raut wajah para anggota saat memanen hasil jerih payah mereka.
Siti Fatimah, Pembina Ekstra Hizbul Wathan, menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar bercocok tanam biasa.
“Kegiatan penanaman ini merupakan kegiatan konservasi lingkungan sekaligus metode efektif untuk mengajarkan kepada anggota nilai-nilai yang terkandung dalam undang-undang pandu Hizbul Wathan, terutama sikap peduli terhadap alam dan sesama,” ujar Siti Fatimah.
Melalui aksi nyata ini, Hizbul Wathan SMK Muda menunjukkan kontribusi positifnya terhadap sekolah.
Hasil panen bayam yang segar tersebut tidak hanya dinikmati sendiri, melainkan dibagikan secara cuma-cuma kepada Kepala Sekolah dan beberapa guru sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi manfaat.
Apresiasi pun datang dari jajaran pimpinan sekolah. Abdulloh Haris Al Muzzaki, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyambut baik inisiatif tersebut.
“Ekstra Hizbul Wathan ini santai, namun sangat produktif dan membuahkan hasil nyata yang bermanfaat,” tuturnya.
Diharapkan, melalui kegiatan aplikatif semacam ini, anggota Hizbul Wathan dapat menerapkan ilmu pengetahuan agrikultur dalam kehidupan sehari-hari.
Sekaligus juga memiliki harapan untuk menjadi pemantik semangat bagi kegiatan positif berkelanjutan lainnya yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota HW sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan.***






0 Tanggapan
Empty Comments