Upaya peningkatan kompetensi guru PAUD Aisyiyah se-Kabupaten Gresik dalam bidang kebahasaan menjadi perhatian dan prioritas program kerja Pimpinan Daerah IGABA Kabupaten Gresik. Program tersebut merupakan bagian dari sejumlah agenda strategis yang telah dirancang untuk memperkuat kualitas pembelajaran.
Sebagai tindak lanjut, IGABA Gresik menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Aisyiyah dengan materi Coding, Kecerdasan Artifisial (AI), dan Bilingual untuk Anak Usia Dini, Rabu (12/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Al Walidah TK ABA 36 PPI, Manyar, Gresik, ini diikuti sekitar 200 perwakilan guru KB-TK Aisyiyah se-Kabupaten Gresik.
Materi Bilingual untuk Anak Usia Dini disampaikan oleh narasumber Mas Darul Ihsan, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa proses pemerolehan bahasa Inggris pada anak usia dini berlangsung melalui tahapan yang sama seperti saat mereka belajar bahasa Indonesia.
“Anak-anak belajar bahasa itu dimulai dari mendengar, kemudian menirukan, dan mengucapkannya secara berulang-ulang. Prosesnya alami dan bertahap,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembiasaan penggunaan dua bahasa dalam kegiatan belajar mengajar perlu dilakukan secara konsisten. “Dengan membiasakan pengantar pembelajaran menggunakan dua bahasa, kami berharap pada tahun ajaran baru setiap lembaga PAUD Aisyiyah berani menampilkan diri sebagai sekolah berbasis bilingual,” tuturnya di hadapan peserta workshop.
Menurutnya, pembelajaran bahasa Inggris hendaknya tidak berdiri sendiri, melainkan diintegrasikan dalam setiap tema pembelajaran.
Dalam sesi materi, Darul Ihsan juga memaparkan enam langkah pembelajaran bahasa, yakni:
- Target Language Set Up,
- Vocabulary Pre-Teach and Context Building,
- Elicitation Picture,
- English Finger,
- Drilling and Board Stage, serta
- Concept Question.
Ia menjelaskan bahwa target language yang dicapai anak pada jenjang TK A dan TK B tidak jauh berbeda. Karena itu, materi dan pengulangan bahasa sebaiknya tetap diulang dan diperkuat dari TK A ke TK B.
“Pengulangan itu penting agar anak semakin kuat dalam memahami dan menggunakan bahasa,” tegasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments