Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ikuti Tanwir di Surabaya, Aisyiyah Malaysia Sampaikan Sejarah dan Kinerjanya

Iklan Landscape Smamda
Ikuti Tanwir di Surabaya, Aisyiyah Malaysia Sampaikan Sejarah dan Kinerjanya
pwmu.co -
Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Malaysia (PCIA) Nita Nasyithah. (Istimewa/PWMU)


PWMU.CO
– Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Malaysia (PCIA) Nita Nasyithah SPd MEd menyampaikan sejarah berdiri dan perkembangan Aisyiah di Malaysia pada Tanwir I Aisyiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (20/1/18).

Alumni Universitas Islam Internasional Malaysia tersebut menjelaskan Aisyiyah Malaysia diresmikan pada 16 Februari 2009 oleh Ketua Umum PP Aisyiyah Ibu Prof Dr Siti Chamamah Soeratno. “Hingga sekarang sudah mengalami pergantian ketua tiga kali,” katanya.

Dia menjelaskan, program PCIA secara garis besar ada empat yakni ilmu dan keagamaan, pendidikan anak, pelatihan, dan bakti sosial.

“Pendidikan anak seperti pendirian PAUD, Taman Pendidikan Al-Quran dan Pesantren Ramadhan, pelatihan seperti kursus pengurusan keuangan, kursus bekam dan akupuntur serta kursus menulis,” katanya.

Sedangkan bakti sosial, tambahnya, di antaranya seperti bantuan sosial untuk TKI dan TKW terlantar, bantuan dana dan pengobatan untuk korban musibah seperti kecelakaan kerja dan kebakaran serta khitanan massal bekerjasama dengan Muslimat NU Malaysia.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Untuk khitanan massal bekerjasama dengan Muslimat NU sudah berlangsung yang ketiga kalinya,” katanya.

Tantangan berorganisasi di Malaysia, ujar dia, di antaranya kesibukan pekerjaan, domisili yang tersebar seantero Malaysia, legitimasi organisasi di luar negeri, pendidikan pengkaderan minimal dan ibu-ibu yang multi peran.

Sedangkan peluangnya, ujar Nitha, adalah kepercayaan WNI di Malaysia yang cukup besar, dukungan KBRI di Malaysia, kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat dan dukungan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia. (Agus)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu