Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Ikatan Wali Murid (IKWAM) kelas 4B SD Muhammadiyah Sidayu (SD Muhsida), Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Djirolu Cafe, Kecamatan Sidayu, Gresik, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang sarat nilai kepedulian sosial.
Sebelum berbuka puasa bersama, para siswa kelas 4B bersama orang tua terlebih dahulu menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat. Tepat pukul 16.30 WIB, sebanyak 150 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Djirolu Cafe, Jalan Pahlawan Sidayu. Paket takjil tersebut habis dibagikan hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Setelah kegiatan berbagi takjil, para siswa kemudian berkumpul di lantai atas Djirolu Cafe untuk mengikuti rangkaian acara buka puasa bersama yang diawali dengan tausiah dan doa bersama.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh siswa kelas 4B bersama orang tua mereka. Tausiah Ramadan disampaikan oleh Ustaz Jauhar Maknuni, M.Pd.I., yang juga merupakan guru pengajar Al-Islam di kelas 4.
Kepedulian Sosial
Dalam kesempatan itu, IKWAM 4B juga memberikan santunan kepada dua siswa yatim yang berada di kelas tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang di bulan suci Ramadan. Santunan berupa bingkisan dan uang diserahkan secara simbolis oleh ketua kelas 4B, Keysha Almeera Ramadgani yang akrab disapa Meyme.
Meyme mengaku sangat senang dapat terlibat dalam kegiatan berbagi tersebut.
“Kami senang sekali bisa berbagi takjil kepada masyarakat, menyantuni teman kami yang yatim, dan bisa berbuka puasa bersama teman-teman serta bunda-bunda yang sholehah,” ujarnya.
Kegiatan santunan juga semakin mengharukan ketika para siswa secara spontan mengumpulkan uang ke dalam kotak yang telah disediakan. Pengumpulan tersebut dikoordinasikan oleh ketua kelas dan hasilnya kemudian diserahkan kepada dua teman mereka yang yatim.
Nilai Kebersamaan dan Kepedulian
Koordinator IKWAM 4B SD Muhsida, Fenti Ayu Safitri yang juga merupakan ibunda dari Cantigi Nailah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama para orang tua yang telah mengantarkan anak-anak mereka untuk berpartisipasi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian kepada anak-anak sejak dini.
“Kita ingin menanamkan kepada anak-anak konsep kebersamaan dan berbagi. Mereka belajar bahwa berbagi itu menyenangkan, dan melakukan sesuatu secara bersama-sama terasa lebih ringan serta membahagiakan, apalagi di bulan yang penuh berkah seperti Ramadan,” ujarnya.
Fenti berharap pengalaman tersebut dapat menjadi kenangan baik yang mendorong anak-anak untuk terus berbagi, tidak hanya pada momen tertentu, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar kelas 4B untuk menjadikan kegiatan buka puasa bersama tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Selain itu, Fenti turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan orang tua siswa yang telah menyisihkan sebagian rezekinya sehingga kegiatan berbagi takjil dan santunan bagi anak yatim dapat terlaksana dengan baik.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua ibu-ibu yang telah berdonasi. Dari uang yang dikumpulkan anak-anak juga Alhamdulillah bisa disalurkan kepada teman mereka yang yatim. Semoga apa yang kita berikan dengan niat baik akan kembali kepada kita dalam bentuk keberkahan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Fitratul Umamah, ibu dari Meyme yang turut mengoordinasikan kegiatan santunan anak yatim. Ia berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerimanya, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Mungkin tidak banyak, tetapi semoga dapat membantu anak-anak kita, misalnya untuk membeli baju lebaran atau kebutuhan lainnya. Yang terpenting adalah kebahagiaan yang bisa kita hadirkan bersama,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan kebersamaan di lingkungan sekolah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments