Ketua Lembaga Pengembang Usaha Mikro Kecil Menengah (LP-UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, H. Imam Sugiri ST MM, memimpin rapat pembubaran panitia Grand Opening Distributor IT-MU dan AC-MU di Jalan Raya Kemantren Nomor 1, Tulangan, Sidoarjo, Jumat (31/10/2025).
Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus LP-UMKM PWM Jawa Timur, panitia Grand Opening distributor IT-MU dan AC-MU, serta panitia lokal Tulangan Sidoarjo. Dalam sambutannya, Imam Sugiri mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan acara Grand Opening yang berlangsung lancar dan penuh keberkahan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kelancaran dan keberkahan Grand Opening Distributor IT-MU dan AC-MU ini. Terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus atas kerja keras, kebersamaan, dan keikhlasan dalam menyukseskan acara bersejarah ini. Tanpa dukungan semuanya, tentu kegiatan tidak akan sesukses ini. Kalaupun masih ada kekurangan, itu hal yang wajar,” ujarnya.
Tunjuk Penanggung Jawab dan Bentuk Tim Distribusi
Dalam kesempatan itu, Imam Sugiri juga menjelaskan bahwa penanggung jawab distribusi dan penjualan IT-MU dan AC-MU telah ditunjuk, yaitu Stalis Rivai dan Sumhaji. Untuk mendukung operasional, ia menambahkan dua tenaga perempuan dari kantornya akan diperbantukan dalam proses distribusi, promosi, dan pelayanan pembelian di kantor distributor IT-MU dan AC-MU di Tulangan.
“Kantor pertemuan perusahaan paving milik saya juga bisa digunakan sebagai tempat pelatihan, rapat, atau distribusi barang,” terang kontraktor sukses Muhammadiyah tersebut.
Ia berharap manajemen yang ditunjuk dapat segera menata sistem pembelian produk.
“Minimal dalam satu hingga dua hari ini, kami tunggu realisasinya,” tegas Imam Sugiri.
Dorongan Buka Gerai Muhammadiyah
Selain membahas distribusi, Imam Sugiri juga memberi motivasi kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kemantren agar segera mengambil peluang membuka Gerai Muhammadiyah di wilayahnya.
“Gerai ini nanti akan menyediakan berbagai produk Muhammadiyah seperti Mie-MU, Rendang-MU, dan produk unggulan lainnya. Silakan tentukan tempatnya, untuk modal nanti akan kami bantu carikan investornya,” paparnya.
Ia menambahkan, berbicara bisnis harus disertai dengan perencanaan yang terukur dan hasil yang jelas.
“Insyaallah, investor dari Desa Kemantren cukup banyak dan siap mendukung pendirian Gerai Muhammadiyah ini. Mari kita tunjukkan semangat gerakan ekonomi ranting Muhammadiyah Kemantren. Jangan sampai semangat yang sudah berkibar lewat Tabligh Akbar kemarin kembali menurun,” ajaknya penuh semangat.
Gali Potensi Ranting Muhammadiyah
Dalam bagian lain sambutannya, Imam Sugiri juga mengingatkan bahwa setiap ranting Muhammadiyah memiliki potensi besar di bidang usaha mikro.
“Banyak warga ranting yang memiliki keterampilan, baik dalam bidang makanan maupun kerajinan tangan. Itu semua bisa diangkat dan dipromosikan sebagai produk unggulan Muhammadiyah,” jelasnya.
Ia mendorong setiap pimpinan ranting untuk menggali potensi warganya agar bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi bersama.
Menutup sambutannya, Imam Sugiri menyampaikan apresiasi kepada Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PCM Tulangan yang diketuai Sumardani.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada tim MPI PCM Tulangan yang telah bekerja keras bersama PWMU.CO, TV-MU, dan tim IT SMK Milan. Berkat liputan mereka, kegiatan Tabligh Akbar dan Grand Opening ini bisa tersiar luas ke masyarakat,” ucapnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments