Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) terus memperkuat proses kaderisasi dengan mempersiapkan pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) VI.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang digelar pada Selasa, 1 April 2026 di Gedung D lantai 3 UMLA. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan kader IMM Al-Iskandariyah.
Rapat dipimpin oleh Ketua Bidang Kaderisasi, Pawitata, yang menekankan pentingnya kesiapan panitia dalam menyukseskan kegiatan DAD VI.
Ia menyampaikan bahwa DAD VI direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan sistem kepanitiaan yang tetap berasal dari komisariat. Namun, teknis pelaksanaan kegiatan akan disesuaikan dengan arahan dari instruktur.
Menurutnya, peran panitia sangat krusial dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan efektif dan terstruktur. Oleh karena itu, pengaturan waktu dan koordinasi menjadi hal yang harus diperhatikan secara serius.
Selain membahas teknis kaderisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan program penguatan literasi yang diinisiasi oleh Bidang Riset, Pengembangan, dan Keilmuan (RPK).
Program ini diwujudkan melalui kegiatan presentasi buku yang dipinjam dari Perpustakaan Al-Iskandariyah. Setiap bidang diwajibkan untuk membaca dan mempresentasikan buku secara bergilir setiap bulan.
Langkah ini dilakukan untuk menghidupkan budaya literasi di lingkungan komisariat, sekaligus mendorong kader agar lebih aktif dalam mengembangkan wawasan keilmuan.
Pada kesempatan tersebut, immawati Aurora mempresentasikan buku berjudul “Membaca Kehidupan Perempuan”. Ia menyoroti pentingnya keberanian perempuan dalam menyuarakan pendapat serta menghapus budaya patriarki.
Menurutnya, perempuan harus memiliki keberanian untuk berbicara dan berkontribusi secara aktif dalam berbagai ruang, termasuk di lingkungan organisasi.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa IMM Al-Iskandariyah UMLA tidak hanya fokus pada penguatan kaderisasi melalui DAD, tetapi juga berupaya membangun tradisi literasi dan kesadaran kritis di kalangan kader.
Melalui sinergi antara program kaderisasi dan pengembangan keilmuan, diharapkan IMM mampu mencetak kader yang tidak hanya memiliki militansi, tetapi juga kapasitas intelektual yang kuat dan siap bersaing di masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments