Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IMM Malang Raya Turut Dampingi Kesehatan Fisik dan Mental Remaja di PASHMINA

Iklan Landscape Smamda
IMM Malang Raya Turut Dampingi Kesehatan Fisik dan Mental Remaja di PASHMINA
Foto bersama IMM Malang Raya, PDNA Kota Malang, dan volunteer Pashmina. (.../PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kota Malang bersama Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya mengambil langkah nyata dalam merespons kebutuhan kesehatan fisik dan mental remaja melalui kegiatan Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah Aisyiyah (Pashmina).

Pada Pashmina kali ini diselenggarakan di SMP Muhammadiyah 4 Malang dengan mengusung tema “Kenali Emosi, Kenali Diri: Kunci Remaja Tangguh dan Bahagia”, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini menyasar siswa kelas 1 hingga 3 SMP dengan rentang usia 13–15 tahun terlibat langsung dalam rangkaian layanan yang dirancang untuk menjangkau persoalan kesehatan remaja secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, IMM Malang Raya memegang peran strategis dengan terlibat langsung dalam tiga layanan utama, yakni dalam Pos Konseling Kesehatan, Pos Konseling Psikologi, dan Psikoedukasi Kesehatan Mental.

Kader IMM yang terlibat berasal dari berbagai komisariat di Malang Raya serta memiliki latar belakang keilmuan di bidang psikologi dan kesehatan, sehingga pelayanan dilakukan secara profesional dan terarah.

Pada layanan kesehatan, kader IMM melakukan pemeriksaan gula darah dan tekanan darah (tensi) kepada para siswa.

Sekretaris bidang Kesehatan PC IMM Malang Raya sekaligus menjadi salah satu tim pemeriksa kesehatan siswa di Pos Konseling Kesehatan, Lisa Septa menyampaikan bahwa mereka juga mengajukan pertanyaan seputar kondisi siswa.

“Kami melakukan pengukuran tensi sekaligus menanyakan terkait pola makan, pola tidur, dan kebiasaan sehari-hari siswa. Suasana yang santai, membuat siswa bisa lebih nyaman berbagi dan lebih sadar dengan kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Fokus utama kegiatan ini terletak pada aspek kesehatan mental remaja. Melalui sesi psikoedukasi, Ketua Bidang Kesehatan PC IMM Malang Raya, Zahrah Khairani Karim, S.Psi. sebagai pemateri menegaskan pentingnya mengenali emosi sebagai langkah awal dalam memahami diri.

Emosi dipahami bukan sebagai sesuatu yang keliru, melainkan sebagai bagian dari diri yang perlu dikelola dengan tepat agar tidak menguasai perilaku.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan relevan dengan kehidupan remaja. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi psikoedukasi, meski sesekali suasana kelas diwarnai keramaian khas anak-anak seusia mereka.

Namun demikian, perhatian siswa tetap terarah, terutama ketika materi menyentuh pengalaman emosional yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Kegiatan ini dilengkapi dengan layanan konseling psikologi yang dilakukan oleh kader IMM berlatar belakang psikologi.

Konseling menjadi ruang aman bagi siswa untuk mengenali apa yang mereka rasakan serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi kondisi emosional mereka, termasuk tantangan akademik dan persoalan personal yang kerap dihadapi pada fase usia remaja.

Salah satu kader IMM Malang Raya, Hendra, yang bertugas di Pos Konseling Psikologi menceritakan pengalamannya.

“Ternyata banyak siswa yang merasa kesulitan untuk bercerita karena memang belum memiliki kepercayaan dengan konselor, jadi tantangan bagi saya untuk dapat membangun bonding dan mencari tau hal yang relate dengan para siswa saat ini,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, seluruh hasil pemeriksaan kesehatan diserahkan kepada pihak sekolah, sementara data hasil konseling diteruskan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK) untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan siswa.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah tidak hanya hadir sebagai institusi, tetapi juga menjadi ruang aman bagi remaja untuk dikenali, didengarkan, dan didampingi, agar mereka tumbuh sehat secara fisik, matang secara emosional, dan siap menapaki masa depan.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu