Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IMM Surabaya Buka Tradisi Baru: Uji Publik dan Debat Calon Ketua Umum

Iklan Landscape Smamda
IMM Surabaya Buka Tradisi Baru: Uji Publik dan Debat Calon Ketua Umum
Momen M. Jemadi, S.Ag., menyampaikan tanggapan atas gagasan yang disampaikan oleh Calon Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya (Huda/PWMU.CO)
pwmu.co -

Untuk pertama kalinya dalam sejarah kontestasi kepemimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya, Uji Publik dan Debat Calon Ketua Umum digelar secara terbuka dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Musycab) ke-XXXVI, Sabtu (17/1/2026), di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

Agenda ini menjadi terobosan baru yang diinisiasi Panitia Pemilihan (Panlih) PC IMM Kota Surabaya sebagai bagian dari penguatan pendidikan demokrasi kader. Ketua Panlih Musycab ke-XXXVI PC IMM Kota Surabaya, Muhammad Fikri Alfiansyah, menegaskan bahwa forum tersebut dirancang untuk menguji gagasan, kapasitas kepemimpinan, serta ketajaman berpikir para calon Ketua Umum secara terbuka dan partisipatif.

“Uji publik dan debat ini kami desain sebagai ruang pembelajaran demokrasi. Bukan sekadar kontestasi, tetapi forum untuk menguji ide, cara berpikir, dan kesiapan calon memimpin IMM Surabaya,” ujar Fikri saat diwawancarai.

Menurut Fikri, rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian visi dan gagasan dari masing-masing calon ketua umum yaitu Ghifari Istofani, selaku calon ketua umum nomer urut 1 dan Muhammad Alwi Shihab, calon ketua umum nomer urut 2. Setiap calon diberikan waktu selama lima menit untuk memaparkan arah kepemimpinan, prioritas gerakan, serta gagasan strategis yang akan dijalankan apabila terpilih.

“Di sesi awal ini, kader bisa melihat pijakan ideologis dan orientasi gerakan masing-masing calon. Jadi, tidak hanya mengenal figur, tetapi juga memahami gagasannya,” jelasnya.

Tahapan berikutnya adalah Uji Panelis yang menghadirkan unsur Muhammadiyah, akademisi, dan pimpinan IMM. Panelis terdiri dari perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, M. Jemadi, S.Ag., akademisi sekaligus perwakilan Forum Keluarga Alumni (FOKAL) IMM Kota Surabaya, Achmad Hidayatullah, Ph.D., serta perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Timur, Ilham Arrasyid. Masing-masing panelis mengajukan satu pertanyaan substantif yang dijawab langsung oleh kedua calon dengan durasi terbatas, kemudian ditanggapi kembali oleh panelis.

IMM Surabaya Buka Tradisi Baru Uji Publik dan Debat Calon Ketua Umum (5)
Achmad Hidayatullah, Ph.D., ketika menyampaikan testimoni dari hasil penyampaian gagasan dari masing-masing Calon Ketua Umum (Huda/PWMU.CO)

“Uji panelis kami arahkan untuk menguji pemahaman ke-IMM-an, kemuhammadiyahan, serta kemampuan calon dalam membaca isu-isu strategis organisasi,” kata Fikri.

Forum kemudian dilanjutkan dengan Uji Publik yang melibatkan partisipasi aktif kader dari berbagai komisariat dan kampus. Uji publik dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi khusus bagi perwakilan masing-masing kampus dan sesi terbuka bagi seluruh peserta forum.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Di uji publik, kader diberi ruang seluas-luasnya untuk bertanya dan menanggapi. Calon menjawab secara bergantian sesuai alokasi waktu yang telah ditentukan panitia,” tambahnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan Adu Gagasan dan Debat Calon Ketua Umum. Dalam sesi ini, kedua calon mengambil topik secara acak melalui amplop yang telah disiapkan panitia. Berdasarkan topik tersebut, masing-masing calon memaparkan gagasan, kemudian saling menanggapi dan memberikan sanggahan dalam beberapa putaran.

“Yang kami nilai bukan ketegangan debat atau siapa yang paling keras, melainkan konsistensi gagasan, kekuatan argumentasi, dan kedewasaan calon dalam merespons perbedaan,” tegas Fikri.

Menurutnya, skema uji publik dan debat ini diharapkan menjadi preseden baru dalam tradisi demokrasi internal IMM Kota Surabaya. Dengan model ini, kontestasi kepemimpinan tidak lagi bertumpu pada popularitas semata, melainkan pada gagasan dan kesiapan kepemimpinan.

Sebagai penutup, masing-masing calon menyampaikan closing statement yang berisi penegasan sikap, komitmen, dan pesan kepemimpinan kepada seluruh kader IMM Kota Surabaya. Kegiatan kemudian ditutup dengan refleksi singkat dari para panelis sebagai catatan etis dan organisatoris bagi para calon maupun peserta Musycab. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu