Search
Menu
Mode Gelap

Indonesia Emas 2045 Tak Boleh Jadi Angan, Rektor Umsura Tekankan Peran Pendidikan

Indonesia Emas 2045 Tak Boleh Jadi Angan, Rektor Umsura Tekankan Peran Pendidikan
Rektor Umsura Dr. Mundakir menyampaikan sambutan dalam Kuliah Umum Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains Umsura yang mengangkat tema “Deep Learning & Transformasi Pendidikan Digital Menuju Indonesia Emas 2045”, Senin (12/1/2026). Foto: Ananda Athoilah/Umsura
pwmu.co -

Visi Indonesia Emas 2045 tidak boleh hanya menjadi angan-angan, tetapi harus disiapkan secara serius mulai sekarang, terutama melalui penguatan sektor pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) Dr. Mundakir, S.Kep, Ns, M.Kep, FISQua dalam sambutan Kuliah Umum Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS) Umsura yang mengangkat tema “Deep Learning & Transformasi Pendidikan Digital Menuju Indonesia Emas 2045”, di At-Tauhid Tower lantai 13, Senin (12/1/2026).

Menurut Mundakir, tahun 2035 akan menjadi puncak bonus demografi Indonesia. Jika tidak disiapkan dengan matang, bonus tersebut justru berpotensi menjadi beban. Karena itu, pendidikan harus ditempatkan sebagai strategi paling penting dan fundamental dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul.

“Visi Indonesia Emas 2045 harus disiapkan mulai sekarang. Tahun 2035 adalah puncak bonus demografi. Kalau tidak disiapkan dengan baik, itu hanya akan menjadi angan-angan. Pendidikan adalah faktor penentu kualitas SDM dan harus menjadi project peradaban menuju 2045,” tegas Mundakir.

Mundakir mencontohkan pengalaman negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan yang menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

“Kalau kita melihat Jepang dan Korea Selatan, yang mereka perkuat pertama kali adalah sumber daya manusianya. Itu pelajaran penting bagi Indonesia,” ujarnya.

Dia menambahkan, Umsura siap mengambil peran strategis dan bersinergi dalam menyiapkan generasi emas Indonesia, baik melalui penguatan kurikulum, riset, maupun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Indonesia Emas 2045 Tak Boleh Jadi Angan, Rektor Umsura Tekankan Peran Pendidikan
Pembukaan Kuliah Umum Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains Umsura yang mengangkat tema “Deep Learning & Transformasi Pendidikan Digital Menuju Indonesia Emas 2045”, Senin (12/1/2026). Foto: Ananda Athoilah/Umsura

Dalam konteks transformasi pendidikan digital, Mundakir menekankan pentingnya pemahaman deep learning yang tidak semata-mata berorientasi pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada nilai dan makna pembelajaran.

“Kalau teknologi pembelajarannya maju tapi nilai tidak diperkuat, maka kita akan kehilangan makna. Transformasi digital harus sejalan dengan penguatan nilai,” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Mundakir menegaskan, Umsura berkomitmen memperkuat pendidikan berbasis nilai keagamaan dan kebangsaan, sehingga dapat melahirkan guru dan pendidik yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berkarakter humanis dan nasionalis.

“Kita perkuat nilai agama dan kebangsaan, agar lahir guru-guru yang adaptif, menjunjung kemanusiaan, dan memiliki komitmen kebangsaan,” imbuhnya.

Mundakir juga menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, perguruan tinggi, dan seluruh kekuatan nasional harus bergerak dalam satu irama.

“Pemerintah ingin memastikan visi Indonesia Emas bisa disinergikan dengan semua kekuatan nasional. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mundakir menyampaikan bahwa Umsura saat ini terus menunjukkan capaian positif, dengan sekitar 90 persen program studi FPKS telah berstatus unggul.

“Umsura sudah unggul. Hampir 90 persen prodi kita berstatus unggul. Saya hanya ingin berpesan, jika ada program pemerintah, jangan ragu untuk menggandeng Umsura,” ujarnya.

Kuliah umum ini menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini juga dihadiri Dr. Sulthon Amien, MM (anggota Badan Pembina Harian, serta jajaran Wakil Rektor Umsura periode 2025–2029, yakni Dr. dr. Muhammad Anas, Dr. Endah Hendarwati, Dr. Nur Mukarromah, dan Dr. Radius Setiyawan. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments