
PWMU.CO – Enam karakteristik pendekatan deep learning menjadi bahasan saat Diklat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMK Banyuwangi, Sabtu (24/5/2025). Deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses belajar yang menyadarkan, menyenangkan, dan memotivasi peserta didik.
Hal ini sebagaimana pernah disampaikan oleh Mendikdasmen, Prof Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bahwa deep learning bukanlah kurikulum baru, tetapi pendekatan belajar.
Diklat deep learning yang berlangsung secara daring itu diikuti oleh guru PAI SMK se-Kabupaten Banyuwangi, dengan menghadirkan narasumber Dr Fathi Hidayah. Dalam diklat ini, Fathi menjelaskan bahwa pendekatan deep learning memiliki enam karakteristik, di antaranya:
- Critical thinking (berpikir kritis)
- Character (penanaman karakter)
- Citizenship (tanggung jawab sosial)
- Collaboration (kerja sama)
- Creativity (kreatif)
- Communication (komunikasi)
Selain itu, ia menjelaskan bahwa dalam pendekatan deep learning ini, guru hendaknya benar-benar berfungsi sebagai fasilitator. “Jangan maunya deep learning, tapi sukanya drilling,” tandasnya.
Menurutnya, dalam deep learning, siswa diajak mengaitkan pelajaran dengan isu-isu global seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan toleransi. Harapannya, siswa tidak hanya pintar, tetapi juga peduli. Serta perlu membangun kesadaran siswa sebagai warga dunia yang harus peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
Oleh karena itu, memunculkan istilah deep learning ini berarti guru harus melakukan transformasi pembelajaran dengan menjadikan dirinya sebagai fasilitator.
“Kelas yang tadinya hanya fokus dengan LKS atau LKPD (lembar kerja peserta didik) harus berubah,” ulasnya.
Guru yang tadinya mengajar satu arah dengan menggunakan satu buku paket, harus berubah pula. Guru perlu menjadi fasilitator. Karena fasilitator itu bukan sekadar mengajar, tetapi membimbing. Bukan fokus pada jawaban, melainkan pada proses berpikir, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.
Diklat deep learning ini berlangsung dengan lancar. Harapannya, semua pihak mendukung penuh program Mendikdasmen berupa pendekatan deep learning ini, sehingga pendidikan yang dijalankan mampu menghasilkan lulusan yang andal.
Penulis Taufiqur Rohman Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments