Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Inilah Empat Alasan Ahmad Dahlan Jadi Pahlawan Nasional

Iklan Landscape Smamda
Inilah Empat Alasan Ahmad Dahlan Jadi Pahlawan Nasional
pwmu.co -
Haedar Nashir saat ziarah ke Makam KH Ahmad Dahlan. (Istagram pribadi Haedar)

PWMU.CO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi menyampaikan empat alasan utama yang menjadi dasar penetapan KH Ahmad Dahlan sebagai Pahlawan Nasional.

Pernyataan ini ia sampaikan melalui akun Instagram resminya @haedarnashirofficial pada Kamis (31/7/2025), usai menghadiri prosesi pemakaman KH Abdul Rosyad Sholeh di Karangkajen, Yogyakarta.

Seusai pemakaman, Haedar bersama Prof Syamsul Anwar, Prof Muhadjir Effendy, dan jamaah lainnya melanjutkan ziarah ke makam pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.

“Di depan makam Kyai Dahlan, Kyai Ibrahim, Kyai Badawi, dan para tokoh pendahulu Muhammadiyah, kami berdoa dan mengenang betapa berat perjuangan beliau-beliau dalam memelopori gerakan memajukan umat dan bangsa di tengah tantangan yang sangat berat dalam segala keterbatasan,” tulisnya.

Haedar menekankan pentingnya generasi penerus Muhammadiyah untuk meneladani perjuangan tokoh-tokoh awal tersebut. “Kita para penerus dan pengikutnya penting mengikuti jejak perjuangannya untuk membawa umat Islam, bangsa Indonesia, dan dunia kemanusiaan semesta semakin berkemajuan lahir dan batin!” imbuhnya.

Lebih lanjut, Haedar menguraikan empat alasan pokok KH Ahmad Dahlan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 657 Tahun 1961:

Satu, Pelopor Kesadaran Bangsa Terjajah.
KH Ahmad Dahlan telah memelopori kebangkitan umat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa yang sedang terjajah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dua, Pembawa Ajaran Islam yang Murni.
Melalui Muhammadiyah, beliau telah menyebarkan ajaran Islam yang murni dan relevan dengan kebutuhan zaman kepada masyarakat Indonesia.

Tiga, Pelopor Amal Usaha Sosial dan Pendidikan.
Muhammadiyah di bawah kepemimpinan beliau memelopori pendirian amal usaha sosial dan pendidikan yang sangat dibutuhkan dalam proses kebangkitan dan kemajuan bangsa.

Empat, Kebangkitan Perempuan Melalui Aisyiyah.
Organisasi perempuan Muhammadiyah, Aisyiyah, menjadi pelopor dalam memperjuangkan hak pendidikan dan peran sosial perempuan Indonesia, sejajar dengan kaum pria.

Penegasan Haedar ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan dan para pendiri Muhammadiyah adalah warisan penting yang harus terus dihidupkan dalam setiap langkah dakwah dan gerakan pencerahan Muhammadiyah hari ini. (*)

Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu