Perspektif Empiris: Nilai-Nilai AIK yang Diinternalisasikan
Berdasarkan praktik empiris di lembaga PAUD Muhammadiyah, nilai-nilai AIK yang diinternalisasikan meliputi:
| Nilai | Implementasi di PAUD |
|---|---|
| Tauhid | Anak diajak mengenal Allah melalui ciptaan-Nya, mengucap basmalah, belajar wudu dan salat |
| Akhlak Mulia | Pembiasaan jujur, disiplin, sopan, tanggung jawab, dan kasih sayang |
| Mandiri | Mendorong anak berpakaian sendiri, makan tanpa bantuan, membereskan mainan |
| Peduli & Tolong-Menolong | Berbagi alat tulis, membantu teman, menjaga lingkungan |
Relevansi Global: Islam Berkemajuan dan Pendidikan Dunia
Nilai-nilai yang ditanamkan dalam PAUD Muhammadiyah sejalan dengan prinsip-prinsip Pendidikan Karakter Global (Global Citizenship Education/GCED – UNESCO), seperti toleransi, keadilan, tanggung jawab sosial, dan perdamaian.
Internasionalisasi nilai-nilai AIK dalam pendidikan anak usia dini Muhammadiyah merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter dan spiritualitas generasi bangsa. Dengan metode yang sesuai tahap perkembangan anak, guru dan orang tua dapat menjadi agen pembentuk generasi Qur’ani yang mandiri, cerdas, dan berakhlak mulia.
Pendidikan karakter ideal adalah ketika anak melakukan kebaikan karena kesadaran dari dalam diri. Hal ini hanya dapat dicapai jika nilai-nilai Islam ditanamkan secara konsisten, menyenangkan, dan penuh kasih sayang sejak dini.
Maka, pendidikan anak usia dini tidak hanya berkutat pada literasi baca-tulis, melainkan merupakan proses membentuk manusia seutuhnya—beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments