
PWMU.CO – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) usai dilaksanakan di SD Muhammadiyah 01 Tanggul, Jember (SD Muhita) pada Senin hingga Kamis (14–17/7/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid baru kelas I tahun pelajaran 2025/2026 dengan mengusung tema “Petualangan Pertama di Gerbang Masa Depan”. Acara berlangsung di aula Kampus 1 SD Muhita.
Hari pertama MPLS dibuka secara resmi oleh Kepala SD Muhita, Nur Sabaha SThI MPdI. Ia memakaikan selempang kepada empat murid baru sebagai simbol penerimaan secara resmi. “Tetap senang dan semangat, anak-anak. Di sini kalian akan bertemu banyak teman baru dan belajar bersama,” pesannya.

Setelah sambutan, para guru pendamping memperkenalkan diri di hadapan para murid. Kemudian, mereka memberikan mahkota kertas kepada murid-murid dan meminta mereka menuliskan nama masing-masing di atasnya. Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars SD Muhita yang dinyanyikan bersama dengan penuh semangat.
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan shalat Dhuha berjamaah dan doa bersama. Setelah itu, para murid berkumpul di depan aula untuk menyanyikan lagu “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Dua murid bahkan tampil memegang mikrofon untuk memimpin nyanyian.
Usai menyanyi, para murid mengikuti senam pagi di aula yang dipandu oleh para guru pendamping. Kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan 12 kelompok yang masing-masing diberi nama hewan. Setiap kelompok bersama guru pendamping menampilkan yel-yel andalan dan memperkenalkan diri di depan aula.
Setelah istirahat, para murid bermain permainan lantai di halaman sekolah. Setiap kelompok kemudian diarahkan oleh guru pendamping untuk berkeliling mengenal fasilitas sekolah, seperti ruang kepala sekolah, laboratorium komputer dan bahasa, perpustakaan, ruang studio, dan ruang literasi.
Hari ketiga diisi dengan kegiatan mencocokkan dan mewarnai. Para murid diminta mengarsir lingkaran yang jumlah titiknya sesuai dengan lambang bilangan menggunakan pensil warna.
Pada hari terakhir, para guru memberikan tugas kepada murid untuk menulis nama dan cita-cita pada secarik kertas yang kemudian ditempelkan pada balon. Balon-balon tersebut diterbangkan pada acara penutupan MPLS.
Acara penutupan dimeriahkan dengan penampilan dari berbagai ekstrakurikuler sekolah, seperti menyanyi, tartil, tahfidz, tapak suci, tari, dan panahan. Kegiatan MPLS ditutup dengan pelepasan balon oleh Kepala Sekolah.
MPLS 2025 di SD Muhita menjadi langkah awal yang menyenangkan bagi para murid baru dalam memulai petualangan belajarnya. (*)
Penulis Muhammad Arief Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments