Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo Jelajahi Masjid di atas Bukit

Iklan Landscape Smamda
Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo Jelajahi Masjid di atas Bukit
Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo berangkat menuju Masjid Ibnu Sina Bukit Gheger Ketanen Panceng Gresik pada Minggu (15/02/2026). (Mushlihin/PWMU.CO).
pwmu.co -

Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo berangkat dari masjid Ar Rayyan Takerharjo menuju masjid Ibnu Sina Bukit Gheger Ketanen Panceng Gresik selama dua jam pada Minggu pagi (15/02/2026).

Jamaah Gowes merupakan anggota dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Takerharjo. Profesinya meliputi pensiunan, PNS, guru, imam masjid, muazin, sopir, peternak, pedagang, petani dan buruh.

Jamaah tersebut antara lain Amirul Mu’minin, M Zuhdi, Kastim, Mushlihin, Nur Amin, M Khozin, M Ridwan, Imam Rosyadi, Khoiru Rodlin, Mundarman, Agus Veri Himawan, Edi Sucipto dan Mahmud.

Jamaah berkumpul di masjid Ar Rayyan Muhammadiyah Takerharjo pukul 05.00. Mereka makan pisang dan roti. Selain itu minum air putih dan membawa 1 botol (kurang lebih 500-750 ml) hingga 1 liter air agar tidak dehidrasi.

Kemudian Jamaah juga menyempatkan ke toilet di masjid Ar Rayyan untuk memantau warna urine. Sebagai informasi, urine yang berwarna kuning cerah atau bening menandakan hidrasi baik, sedangkan kuning tua menandakan kurang cairan.

Setelah itu jamaah bersepeda melewati masjid Banyubang, masjid Bluri, Masjid Pantenan dan masjid Ibnu Sina Bukit Gheger Ketanen.

Masjid Ibnu Sina dalam tahap pembangunan dan belum difungsikan. Jamaah berdoa, Allah membangunkan rumah di surga untuk orang yang telah membangun masjid.

Berikutnya jamaah ke taman masjid Ibnu Sina untuk bersenam atau peregangan. Pemandunya jamaah bernama Mundarman.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Mereka melakukan stretching (peregangan), aktivitas fisik yang bertujuan meregangkan otot dan jaringan lunak untuk meningkatkan fleksibilitas, rentang gerak (ROM), dan kesehatan otot.

Selain itu untuk mencegah cedera, mengurangi ketegangan otot, dan melancarkan sirkulasi darah serta menjaga kebugaran.

Selanjutnya jamaah menikmati bukit atau gunung sebagaimana fungsinya yang disebutkan dalam Al-Qur’an surat An-Naba’: 6-7, dan An-Nahl: 15.

Di antaranya gunung memiliki fungsi utama sebagai pasak bumi (autâdan) yang menstabilkan kerak bumi agar tidak berguncang.

Lebih dari itu, gunung berfungsi sebagai penyeimbang, sumber mata air, pengatur iklim, dan bukti kekuasaan Allah serta sebagai struktur kokoh yang menahan daratan.

Akhirnya, jamaah berharap termasuk orang yang aktif membangun masjid, dan gemar memakmurkan masjid. Bahkan hatinya selalu terpaut dengan masjid sehingga tergolong orang yang mendapatkan petunjuk.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu