Search
Menu
Mode Gelap

Jangan Lagi Menomorduakan Sekolah Muhammadiyah

pwmu.co -
Arbaiyah Yusuf. (Ichwan Arif/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dra Arba’iyah Yusuf MA mengatakan saatnya muncul tenaga ahli perakit dan penyelaras soal ujian nasional (UN) dari sekolah Muhammadiyah Jawa Timur.

Hal itu dia sampaikan dalam sambutan pembukaan Workshop Perakitan dan Penyelaras Soal Try Out Ujian Nasional 2019, di Gedung Muhammadiyah Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal IV/No 1 Surabaya, Sabtu (2/2/19).

Workshop diikuti lima SMPM dari Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo; serta empat SMAM dari Gresik dan Sidoarjo.

Arba’iyah mengungkapkan, sudah saatnya guru sekolah Muhammadiyah menjadi penulis andal sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dalam hal ini terkait dengan soal try out UN, baik untuk siswa SMP dan SMA.

“Yang hadir di sini adalah guru terpilih dan terbaik yang direkomendasi oleh kepala sekolah. Harapan PWM, mereka menjadi pioneer (pelopor) untuk penulis terbaik bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

https://pwmu.co/86564/01/25/sekolah-muhammadiyah-ditarget-10-besar-terbaik-un-2019/

Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya itu menegaskan dua hal yang menjadi target utama sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur. “Target yang tidak boleh ditawar yaitu nilai UN untuk sekolah Muhammadiyah harus masuk 10 besar nasional,”

“Pak Muhajir (Menteri Pendidikan dan Kebydayaab) menyampaikan sekolah Muhammadiyah itu lahir pertama di Indonesia. Maka semangat ini harus dijadikan pelecut untuk bisa meraih nilai tertinggi di UN 2019 ini,” tandasnya.

Selain nilai UN, menurutnya, sekolah Muhammadiyah harus menjadi pilihan pertama bagi masyarakat.

“Saatnya, kita jangan mau lagi diduakan lagi oleh orangtua. Maka, sekolah Muhammadiyah harus unjuk gigi. Salah satunya meningkatkan kompetensi dalam merakit soal try out UN yang berkualitas,” harapnya. (Ichwan Arif)

Peserta workshop. (Ichwan Arif/PWMU.CO)
Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments