
PWMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan, Sidoarjo kembali akan menyelenggarakan Kajian Rutin Ahad Pagi, salah satu agenda unggulan yang bertujuan untuk memperkuat ideologi, spiritualitas, serta semangat dakwah para kader Muhammadiyah di wilayah Tulangan dan sekitarnya. Kajian ini akan dilaksanakan di Masjid Besar Baiturrahman, yang berlokasi di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (13/7/2025) mendatang.
Kajian Ahad Pagi kali ini tergolong istimewa karena menghadirkan narasumber seorang tokoh nasional, yakni Prof Dr H Syafiq A Mughni MA, yang juga seorang intelektual Muslim terkemuka yang juga menjabat sebagai Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Persyarikatan Muhammadiyah dan para simpatisan untuk memperoleh pencerahan langsung dari tokoh pusat persyarikatan, khususnya dalam menghadapi tantangan dakwah serta memperkuat peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Wakil Ketua PCM Tulangan yang membidangi Tarjih, Tajdid dan Tabligh, Muhammad Basir SPdI MTHI menyatakan bahwa menghadirkan pemateri dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertujuan agar kajian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas, khususnya terkait perkembangan dunia internasional.
Ia juga berharap, dengan diangkatnya tema aktual seputar konflik Iran–Israel, termasuk ketegangan antara Yahudi Israel dan Iran yang berfaham Syiah, serta bagaimana posisi atau sikap umat Islam Sunni dalam menyikapinya, kehadiran Prof. Syafiq dinilai sangat tepat. Selain dikenal sebagai pemerhati isu-isu dunia internasional, beliau juga memiliki pengalaman langsung karena pernah berkunjung ke Israel.
“Kajian ini terbuka untuk umum dan mengajak seluruh elemen persyarikatan dari unsur ortom, majelis, hingga simpatisan untuk hadir dan menyimak materi keislaman hingga kebangsaan yang akan disampaikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kajian Rutin Ahad Pagi merupakan bagian dari ikhtiar kita dalam membumikan Islam Berkemajuan serta membangun sinergi dakwah dari tingkat pusat hingga ranting. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menambah wawasan keislaman, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan komitmen bersama dalam menggerakkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di basis-basis ranting Muhammadiyah.
“Mari hadir dan ramaikan, demi semangat pembaharuan dan pencerahan umat bersama Muhammadiyah,” ajaknya. (*)
Penulis Sumardani Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments