Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jangan Tunda Kebaikan: Surga Sedang Mengincarmu

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Fathurrahim Syuhadi
Fathurrahim Syuhadi

PWMU.CO – Jangan menunggu dirimu menjadi sempurna untuk memulai kebaikan. Karena jika kita terus menunggu menjadi orang yang benar-benar baik, bisa jadi kita malah tak pernah memulainya.

Kebaikan itu bukanlah hak eksklusif para malaikat. Ia adalah tanggung jawab setiap insan, bahkan yang sedang memperbaiki dirinya sekalipun.

Allah Swt berfirman “Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri…(QS. Al-Isra’: 7)

Ayat ini menegaskan bahwa setiap perbuatan baik yang kita lakukan, sejatinya kembali kepada kita. Maka jangan ragu, apalagi menunda. Berbuat baiklah mulai dari yang kecil: tersenyum, membantu sesama, meringankan beban orang lain, atau memberi nasihat dengan lembut.

Rasulullah Saw bersabda “Jangan meremehkan kebaikan sedikit pun, walau hanya dengan wajah ceria ketika bertemu saudaramu (HR. Muslim)

Betapa indahnya Islam, sampai senyuman pun dinilai sebagai amal. Lantas, masihkah kita menunggu waktu yang “tepat” untuk berbuat baik?

Kita tak pernah tahu amal kebaikan mana yang akan mengantarkan kita ke surga. Bisa jadi, satu sedekah sederhana, satu teguran yang santun, atau satu doa tulus untuk orang lain menjadi sebab Allah memasukkan kita ke dalam jannah-Nya.

Imam Hasan Al-Bashri berkata “Jangan tunda kebaikan hari ini karena engkau tak pernah tahu apakah esok engkau masih hidup.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

Maka, jangan mencari-cari alasan untuk tidak berbuat baik. Jangan merasa tidak layak karena masih banyak dosa. Justru, dengan terus melakukan kebaikan, kita sedang mengetuk pintu ampunan dan rahmat-Nya.

Allah Swt berjanji dalam firman-Nya “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga Firdaus menjadi tempat tinggal…(QS. Al-Kahfi : 107)

Apa lagi yang kita tunggu? Surga Allah sedang mengincar mereka yang terus melangkah dalam jalan kebaikan, sekecil apa pun amal itu. Sebab Allah tidak menilai hasil semata, tapi juga niat dan usaha hamba-Nya.

Kebaikan yang dilakukan hari ini mungkin tak terlihat hasilnya sekarang. Tapi yakinlah, di akhirat nanti akan ada kejutan pahala dari amalan yang bahkan telah kita lupakan. Tetaplah menanam, meski hari ini kita belum melihat buahnya.

Sebagaimana mutiara bijak mengatakan “Kebaikan adalah investasi abadi. Tanam ia sebanyak-banyaknya, kelak engkau akan panen di waktu yang tak terduga.”

Berbuat baiklah, meski dirimu belum merasa cukup baik. Karena justru di situlah nilai keikhlasan dan harapan akan ampunan-Nya. Jangan tunda kebaikan. Mungkin itulah pintu yang Allah bukakan untuk kita menuju surga-Nya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu