
PWMU.CO – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali menggelar pelatihan kepanduan Hizbul Wathan (HW) tingkat dasar bertajuk “Jaya Melati 1” yang berlangsung meriah sejak (12-15/06/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMSIDA, yang akan menjadi calon pendidik profesional dan berkarakter.
Pelatihan “Jaya Melati 1” dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan kepanduan, kemandirian, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai luhur Muhammadiyah. Selama lima hari, para peserta ditempa dengan berbagai materi dan praktik yang menantang sekaligus menyenangkan.
Persiapan Matang dan Malam Puncak Perkemahan

Dua hari pertama, pada 12 dan 13 Juni, difokuskan pada pemberian materi esensial sebagai persiapan sebelum perkemahan. Peserta mendapatkan bekal teori tentang teknik kepanduan, pertolongan pertama, navigasi, hingga manajemen tenda dan perlengkapan.
“Materi di awal sangat membantu kami mempersiapkan diri untuk berkemah. Kami jadi lebih percaya diri saat harus mendirikan tenda atau memasak di alam terbuka,” ujar Hesti, Ketua Rumpun Dayak, salah satu kelompok peserta.
Puncak kegiatan ini adalah perkemahan yang dilaksanakan pada 14 dan 15 Juni, di mana peserta bermalam di lingkungan kampus UMSIDA. Suasana perkemahan yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan terpancar jelas. Kegiatan api unggun, pentas seni, hingga renungan malam menjadi momen tak terlupakan bagi para peserta.
Pengembangan Karakter dan Kolaborasi
Kegiatan “Jaya Melati 1” tidak hanya berfokus pada aspek teknis kepanduan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan berkolaborasi. Setiap regu dituntut untuk bekerja sama, memecahkan masalah, dan saling mendukung.
Jamal, Ketua Regu Kuntum Hitam 1, mengungkapkan antusiasmenya.
“Banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan, terutama soal kerja sama tim. Awalnya mungkin ada sedikit perbedaan pendapat, tapi pada akhirnya kami bisa kompak dan menyelesaikan semua tantangan bersama. Ini pengalaman yang luar biasa,” katanya.
Manfaat Jangka Panjang untuk Calon Pendidik
Pelatihan ini memberikan banyak manfaat positif bagi peserta, khususnya sebagai calon pendidik. Keterampilan kepanduan yang diperoleh akan sangat berguna dalam mengelola kegiatan ekstrakurikuler di sekolah nantinya. Selain itu, nilai-nilai kemandirian, disiplin, kepemimpinan, dan spiritual yang ditanamkan dalam HW akan menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi guru yang profesional dan berakhlak mulia.
“Kami berharap melalui ‘Jaya Melati 1’ ini, mahasiswa PGSD UMSIDA tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, peduli lingkungan, dan mampu menularkan semangat positif kepada generasi muda di kemudian hari,” tutur salah satu panitia penyelenggara.
Dengan berakhirnya perkemahan “Jaya Melati 1” ini, UMSIDA terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menjadi agen perubahan positif di masyarakat. (*)
Penulis Intan Nuraini Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments