Dua hari menjelang pelaksanaan Muhammadiyah Historical Walk (MHW), panitia terus mematangkan berbagai persiapan agar kegiatan besar ini berjalan lancar dan berkesan bagi seluruh peserta.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah ini, diproyeksikan akan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, kader, hingga simpatisan Muhammadiyah di Surabaya dan sekitarnya.
Pantauan di lapangan pada Jumat (7/11/2025), sejumlah baliho dan spanduk MHW sudah tampak terpasang di berbagai titik strategis di kawasan tengah Kota Surabaya.
Pemasangan atribut tersebut tidak hanya menjadi penanda semaraknya acara, tetapi juga upaya memperkuat semangat kebersamaan dan syiar sejarah perjuangan Muhammadiyah di Kota Pahlawan.
Ketua panitia pelaksana MHW Zahra Putri Pratiwig menjelaskan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan melebihi ekspektasi awal. Hal itu membuat panitia harus melakukan penyesuaian lokasi start.
“Semula titik start direncanakan di SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX), namun karena jumlah peserta yang terdaftar jauh melebihi target, maka lokasi keberangkatan dipindah ke SMP Muhammadiyah 2 Surabaya yang memiliki area lebih luas dan strategis,” ujarnya.
Selain perubahan lokasi, panitia juga menyiapkan berbagai aspek teknis untuk mendukung kelancaran acara, mulai dari pengaturan lalu lintas, penyediaan konsumsi, hingga pengamanan di sepanjang rute perjalanan.
Tidak kalah penting, tim kesehatan juga telah disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat dan memberikan pelayanan medis kepada peserta yang membutuhkan selama kegiatan berlangsung.
“MHW ini bukan sekadar jalan santai, tetapi juga momentum napak tilas sejarah perjuangan Muhammadiyah di Surabaya. Para peserta akan diajak menelusuri jejak-jejak dakwah dan pendidikan yang telah dirintis oleh para tokoh Muhammadiyah di masa lalu,” terang Zahra.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang refleksi dan penguatan identitas keislaman serta kebangsaan di kalangan kader muda Muhammadiyah.
Selain itu, MHW juga menjadi simbol semangat gerakan Islam yang berkemajuan, sebagaimana semangat yang diwariskan oleh KH Ahmad Dahlan dan para pendiri persyarikatan.
Dengan segala persiapan yang terus dimatangkan hingga detik terakhir, Muhammadiyah Historical Walk diyakini akan menjadi kegiatan bersejarah. Bukan hanya membangkitkan kebanggaan warga persyarikatan, tetapi juga mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat baru dalam mengabdi untuk umat dan bangsa.
Untuk diketahui, MHW digelar oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim bekerja sama dengan bersama Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM), Lazismu Jatim, SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX), SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, PWMU.CO, dan PWMU.TV. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments