Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Juru Sunat Motivasi Peserta Sunatan Massal: Lawan Takut, Jadi Laki-Laki Sejati

Iklan Landscape Smamda
Juru Sunat Motivasi Peserta Sunatan Massal: Lawan Takut, Jadi Laki-Laki Sejati
pwmu.co -
 Gerry sebagai juru sunat. (Istimewa/PWMU.CO)
Gerry sebagai juru sunat. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tangis dan tawa mewarnai suasana Sunatan Massal yang digelar di Masjid Al Muttaqin, Mirigambar, Sumbergempol, Sabtu pagi (22/6/2025). Dari 20 anak peserta, sebagian besar datang dengan raut muka tegang. Namun suasana berubah hangat dan penuh semangat berkat motivasi khas dari Gerry, juru sunat yang juga dikenal dengan pendekatan humanisnya.

Gerry tidak hanya menjalankan tugas medisnya, tapi juga menjadi sosok yang menenangkan dan membangkitkan keberanian anak-anak. Di setiap sesi, ia mengajak peserta untuk memaknai proses sunat bukan sekadar tindakan kesehatan, tapi juga sebagai simbol perjuangan menjadi laki-laki sejati.

“Kalian hari ini sedang berjuang. Bukan melawan rasa sakit, tapi melawan rasa takut. Dan laki-laki sejati adalah mereka yang berani melawan rasa takut itu,” ujar Gerry sambil menepuk pundak seorang peserta yang masih menggenggam tangan ibunya.

Motivasi untuk Peserta Sunat Massal

Motivasi itu disampaikan dengan bahasa sederhana, diselingi candaan, cerita lucu, dan permainan ringan yang membuat anak-anak tersenyum, bahkan tertawa. Pendekatan ini membuat peserta merasa tenang sebelum dan selama proses tindakan.

Jordan, siswa kelas 2 dari MI PSM Mirigambar, awalnya terlihat cemas saat masuk antrean. Namun setelah bertemu langsung dengan Mas Gerry, ia justru merasa lebih percaya diri.

“Tadinya saya takut, tapi Mas Gerry bilang saya pemberani. Saya jadi semangat dan ternyata nggak sesakit yang saya bayangkan,” kata Jordan dengan senyum malu-malu, sambil memegang bingkisan hadiah.

Hal yang sama dirasakan Yusron dan Bayu, siswa kelas 3 MI Aisyiyah Ngunut. Keduanya sempat ingin mundur saat antrean mulai dipanggil, namun setelah diberi semangat oleh Gerry, mereka justru berebut ingin masuk lebih dulu.

“Mas Gerry bilang, laki-laki itu bukan berarti nggak boleh takut, tapi tetap maju meski takut. Itu bikin saya berani,” ujar Yusron.

Program Sosial

Menurut PCM Sumbergempol, Hasan, kegiatan sunatan massal ini merupakan program sosial yang rutin digelar untuk membantu keluarga yang membutuhkan, sekaligus menanamkan nilai keberanian sejak dini.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kami ingin anak-anak tidak hanya disunat secara medis, tapi juga mendapat pengalaman yang membekas secara emosional. Dan Mas Gerry berhasil menghadirkan pengalaman itu,” katanya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh warga sekitar. Orang tua peserta merasa bersyukur karena anak-anak mereka mendapat pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh perhatian dan motivasi.

Gerry sendiri mengaku selalu membawa semangat dakwah dalam setiap tugasnya.

“Sunat itu bukan hanya memotong fisik, tapi juga membangun jiwa. Saya ingin anak-anak ini pulang dengan rasa bangga, karena hari ini mereka sudah selangkah lebih dewasa,” ujarnya.

Dengan latar Masjid Al Muttaqin yang sejuk dan dukungan warga sekitar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa dakwah bisa hadir dalam berbagai bentuk. Termasuk lewat tangan-tangan medis yang menyentuh hati dan membangkitkan keberanian generasi muda. (*)

Penulis Muhammad Khoirun Nizam Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu