Pertemuan ke-4 Komunitas al Quran Isyarat pada Ahad (10/8/2025) membawa kabar gembira. Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik sekaligus pembina komunitas, Innik Hikmatin SPd MPdI mengumumkan bahwa pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Oktober mendatang akan dibuka cabang baru khusus Musabaqoh Tartilul Qur’an Isyarat bagi penyandang disabilitas rungu wicara.
Menurut Innik, inovasi ini mendapat respons positif dari Ketua PDM Gresik, Thoha Maksun, serta penyelenggara MTQ LP2 PDM, Raden Jamal, yang berencana mengkomunikasikan teknis pelaksanaannya.
“Semoga penyandang disabilitas rungu wicara mendapat hak dan kesempatan yang sama dalam MTQ,” ujarnya.
Pertemuan komunitas kali ini diikuti 20 peserta yang terdiri dari teman tuli dan teman dengar. Salah satu anggota baru, Citra, menunjukkan semangat tinggi meski masih mempelajari jilid 3 Panduan Mushaf Al Quran Isyarat. Mereka berlatih membaca al Quran menggunakan bahasa isyarat, saling menyimak, dan memperbaiki kesalahan dengan telaten.
Latihan dilakukan layaknya simulasi lomba, di mana setiap peserta melafalkan surat wajib dan pilihan menggunakan isyarat, sementara peserta lain menyimak. Suasana di Pusat Layanan Terpadu Aisyiyah Gresik lantai 2 terlihat penuh kehangatan, dengan dukungan orang tua dan teman dengar yang turut mengabadikan momen tersebut.
Untuk persiapan MTQ, frekuensi pertemuan bulan ini ditingkatkan menjadi dua kali sebulan. Diharapkan latihan intensif ini dapat mematangkan persiapan peserta menghadapi lomba di bulan Oktober mendatang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments