Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kader IMM Avempace Asah Jiwa Kepemimpinan di Masjid Baitul Fadli Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Kader IMM Avempace Asah Jiwa Kepemimpinan di Masjid Baitul Fadli Surabaya
Foto bersama setelah di Masjid Baitul Fadli, tempat kegiatan upgrading IMM Avempace (Etika Rahma Setya/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sekitar pukul 08.00 WIB, cahaya matahari mulai menyapa hangat, menembus celah-celah Masjid Baitul Fadli (MBF) Surabaya. Desir lembut udara AC menambah kesejukan, membuat suasana di lantai bawah masjid itu kian syahdu.

Di ruang berukuran 180 meter persegi tersebut, bukan hanya lantunan ayat suci yang pernah bergema, tetapi juga gagasan-gagasan tentang kepemimpinan, manajemen organisasi hingga desain besar masa depan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Avempace.

Pada Sabtu (6/9/2025), masjid minimalis yang berdiri di Gang Pisang, Gunung Anyar, Surabaya itu seakan menjelma menjadi ruang kelas yang hangat sekaligus sakral.

Kegiatan upgrading yang dilaksanakan Pimpinan Komisariat (PK) IMM Avempace kali ini menjadi kesempatan untuk menambah pengetahuan.

Dengan pendekatan-pendekatan yang efektif, masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat shalat saja, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu sekaligus melahirkan gagasan.

Tentunya hal ini akan semakin memakmurkan masjid sehingga Generasi Z, pada khususnya, tidak ragu untuk berkegiatan di masjid, dengan catatan tetap memperhatikan kesopanan serta menjaga kebersihannya.

Meski digelar di akhir pekan, ketika sebagian besar kader masih berada di kampung, semangat mereka tidak surut untuk hadir. Para kader mempelajari materi yang mencakup AD/ART, manajemen organisasi, kepemimpinan adaptif, hingga grand design.

Dengan latar pembelajaran yang tidak terpaku pada bangku dan meja, para peserta duduk sejajar di lantai sejuk MBF. Suasana tenang benar-benar terasa menyelimuti kegiatan tersebut.

Usai menerima dua materi sejak pagi hingga waktu shalat Dhuhur, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Inilah momen yang kian mempererat keharmonisan ikatan.

Aroma nasi yang hampir matang menyeruak dari penanak listrik, mengisi seisi masjid dan membuat perut semakin keroncongan. Sehangat nasi di siang hari itu, demikian pula hangatnya suasana perkaderan yang menggembirakan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Belajar Kepemimpinan dan Simulasi Komisariat

Kegiatan kemudian berlanjut dengan materi kepemimpinan adaptif yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum Koordinator Komisariat IMM Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), M Tanwirul Huda.

Usai penyampaian materi, Forum Group Discussion (FGD) digelar. Dalam sesi ini, peserta melakukan simulasi seolah-olah menjadi satu komisariat dengan berbagai permasalahan yang harus dihadapi. Siang menuju sore pun diisi dengan diskusi penuh pemikiran.

Kegiatan ini bukan sekadar latihan manajerial, melainkan juga pembelajaran kepemimpinan yang mengakar di ruang sakral. Masjid menjadi saksi perjalanan kader Avempace dalam berikatan, sekaligus pengingat bahwa kepemimpinan tidak hanya soal teknis, tetapi juga bernilai spiritual.

Kesan positif datang dari salah satu kader Avempace, Lail Zahwa Efrilia. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan Diklat Manajerial Organisasi (DMO) dirinya memperoleh banyak pengalaman berharga.

“Dalam kegiatan ini, saya mendapatkan berbagai pengalaman berharga, mulai dari materi seputar AD/ART hingga FGD mengenai kepemimpinan, yang dikemas secara menarik melalui role play komisariat dengan beragam studi kasus,” ujarnya.

Pada penutupan acara, panitia juga menyampaikan informasi mengenai program magang bidang yang menjadi agenda lanjutan bagi para kader.

Lail berharap, program magang yang akan dilaksanakan tahun ini dapat berjalan sesuai tujuan awal, sehingga para kader bisa memahami dengan baik dan mampu maksimal dalam mengikuti magang di bidang masing-masing.

Ia juga menegaskan bahwa masjid memegang peran ganda, selain sebagai tempat ibadah, juga berfungsi sebagai ruang belajar yang nyaman. Di bawah atap sederhana Masjid Baitul Fadli, generasi Avempace ditempa, bukan hanya untuk menjadi organisator, tetapi juga pemimpin yang berkarakter. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu