Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kado Lebaran untuk Guru, IKWAM SD Zamzam Hidupkan Spirit Tajdid Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Kado Lebaran untuk Guru, IKWAM SD Zamzam Hidupkan Spirit Tajdid Pendidikan
Kado lebaran dari IKWAM SD Zamzam untuk para asatid menjadi simbol sinergi penguat dakwah pendidikan Muhammadiyah. (Realita Tataguna/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana haru dan hangat menyelimuti kegiatan Darul Arqam dan Ifthar Akbar yang digelar SD Muhammadiyah 4 Zamzam pada Senin (10/03/2026).

Di tengah kebersamaan Ramadhan itu, Ikatan Wali Murid (IKWAM) SD Muhammadiyah 4 Zamzam memberikan kado Lebaran kepada para ustadz dan ustadzah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus.

Penyerahan kado tersebut menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam rangkaian kegiatan Ramadan di sekolah tersebut.

Bagi para wali murid, bingkisan Lebaran itu bukan sekadar hadiah, tetapi ungkapan terima kasih atas kesabaran, ketulusan, dan pengabdian para guru yang setiap hari membersamai anak-anak dalam proses belajar.

Di lingkungan pendidikan Muhammadiyah, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pendidik yang menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan semangat berkemajuan. Karena itu, perhatian dari wali murid menjadi bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi para pendidik.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, M.AP., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin antara sekolah dan wali murid.

“Terima kasih kepada IKWAM yang telah memberikan perhatian kepada para ustadz dan ustadzah. Ini bukan sekadar kado Lebaran, tetapi simbol kebersamaan dan penghargaan atas perjuangan para guru yang setiap hari mendampingi anak-anak dalam proses belajar dan pembentukan karakter,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di Muhammadiyah selalu dibangun melalui semangat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Dalam spirit Muhammadiyah, pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sekolah, guru, dan orang tua harus berjalan bersama. Ketika sinergi ini terbangun, insyaAllah kita dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan nilai keislaman,” tambahnya.

Ketua IKWAM SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Bunda Anita, menyampaikan bahwa inisiatif pemberian kado Lebaran ini lahir dari rasa syukur para wali murid atas dedikasi para guru yang dengan penuh kesabaran mendidik anak-anak mereka.

“Kami sebagai wali murid sangat bersyukur memiliki ustadz dan ustadzah yang begitu sabar membimbing anak-anak kami. Kado Lebaran ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa menjadi tanda terima kasih dan penyemangat bagi para guru,” tuturnya.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat ukhuwah antara wali murid dan pihak sekolah dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Sementara itu, perwakilan ustadz dan ustadzah, Ustadz Nuril Asy’ari, S.Pd., mengaku terharu atas perhatian yang diberikan oleh para wali murid.

“Kami merasa sangat bersyukur atas perhatian dari IKWAM dan para wali murid. Dukungan seperti ini menjadi energi bagi kami untuk terus menjalankan amanah sebagai pendidik dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ustadzah Aura Putri Ravira. Ia menilai perhatian sederhana dari wali murid memiliki makna yang sangat mendalam bagi para guru.

“Perhatian ini membuat kami merasa dihargai dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Semoga kebersamaan antara sekolah dan wali murid ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Dalam perspektif Muhammadiyah, pendidikan merupakan bagian penting dari gerakan dakwah dan tajdid. Melalui pendidikan, Muhammadiyah berupaya menghadirkan pembaruan dengan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kesadaran untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, hubungan yang harmonis antara guru, sekolah, dan wali murid menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat.

Apresiasi sederhana seperti pemberian kado Lebaran ini menjadi simbol bahwa pendidikan sejatinya tumbuh dari rasa saling menghargai dan kebersamaan.

Momentum Darul Arqam dan Ifthar Akbar di SD Muhammadiyah 4 Zamzam pun menjadi pengingat bahwa gerakan pendidikan Muhammadiyah tidak hanya hidup di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui kolaborasi dan kepedulian antarwarga sekolah.

Dari kebersamaan itulah semangat tajdid terus menyala—melahirkan generasi Islam berkemajuan yang kelak akan melanjutkan perjuangan dakwah dan pencerahan di tengah masyarakat.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡