Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar menggelar Kajian Ahad Pagi pada Minggu (17/8/2025). Kajian kali ini digelar lebih awal dari biasanya. Jika biasanya dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, kali ini dimajukan menjadi pukul 05.00-06.00 WIB karena pada pukul 07.00 WIB lokasi yang sama digunakan untuk upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI.
Kajian ini menghadirkan Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Agus Supriyadi LC MHI. Ia membawakan kajian bertema “Menjadi Pribadi Merdeka, Kokoh, Istiqamah, dan Maju dalam Amal Shaleh.”
Mengawali paparannya, ia menjelaskan bahwa negara merdeka harus mencakup semua aspek kehidupan, seperti aspek politik, ketahanan, hukum, sosial, budaya, dan lainnya. Untuk mewujudkannya, diperlukan sikap kokoh, istiqamah, serta dukungan amal shaleh yang terus berkembang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menurut Islam, ada beberapa cara untuk istiqamah, di antaranya adalah:
1. Mengetahui apa yang dicintai Allah.
2. Berniat ikhlas karena Allah.
3. Memotivasi diri untuk mencintai Allah.
4. Bersungguh-sungguh (totalitas) dalam beramal.
5. Melaksanakan ibadah secara berjamaah.
“Dengan istiqamah dan peningkatan amal shaleh, Indonesia diharapkan dapat semakin maju dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta membangun negeri dengan semangat gotong royong dan keikhlasan.
Sebelum Kajian Ahad Pagi PDM Kota Blitar resmi ditutup, terlebih dahulu Agus memimpin doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa para pahlawan nasional yang telah gugur di medan juang.
Dengan penuh khidmat, seluruh jamaah menundukkan kepala dan mengangkat tangan, memanjatkan doa agar arwah para pahlawan diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Momen tersebut menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan pentingnya meneladani semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam menjaga serta membangun bangsa.
“Semoga Negara Republik Indonesia senantiasa menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi, adil, makmur, murah sandang pangan, serta selalu diberkahi dan diridhai oleh Allah SWT,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments