Masjid Al-Muttaqin Sidomulyo kembali menggelar kajian akhir tahun pada Rabu (31/12/2025) bakda Magrib hingga Isya. Kegiatan rutin ini menghadirkan Ustadz Lukman Hakim dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang sebagai pemateri dengan tema refleksi akhir tahun dan pemaknaan tujuan hidup manusia.
Dalam pemaparannya, Ustadz Lukman Hakim mengajak jamaah merenungi perintah Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 208 agar orang-orang beriman masuk ke dalam Islam secara kaffah dan tidak mengikuti langkah-langkah setan. Setan dimaknai sebagai segala hal yang menjauhkan manusia dari Allah, baik yang berasal dari golongan jin maupun manusia.
Salah satu upaya menghindari pengaruh setan, menurutnya, adalah dengan menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh. Islam kaffah tercermin dalam empat aspek utama, yakni akidah yang kokoh, akhlak yang mulia, ibadah yang lurus, serta muamalah yang baik dengan sesama manusia.
Apabila keempat aspek tersebut terwujud, nilai-nilai Islam akan tampak dalam kehidupan sehari-hari dan menghadirkan rasa aman serta kenyamanan bagi lingkungan sekitar. Namun, Ustadz Lukman menyoroti bahwa praktik Islam secara kaffah dewasa ini semakin sulit ditemui.
Ia menilai banyak umat Islam yang telah beragama, tetapi belum sepenuhnya mengamalkan ajaran Islam secara utuh. Kondisi tersebut seharusnya menjadi bahan refleksi untuk memperbaiki diri, bukan untuk saling menyalahkan.
Lebih lanjut, Ustadz Lukman mengingatkan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah, sebagaimana ditegaskan dalam QS Adz-Dzariyat ayat 56. Petunjuk tentang tata cara penghambaan tersebut terdapat dalam Al-Qur’an yang harus dibaca, dipelajari, dan diamalkan secara sungguh-sungguh atau haqqa tilawah.
Ia menegaskan bahwa haqqa tilawah bukan hanya membaca Al-Quran dengan lisan, tetapi juga memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan. Hal ini sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa umat Islam tidak akan tersesat selama berpegang teguh pada Al-Quran dan sunnah.
Selain sebagai hamba Allah, manusia juga memiliki peran sebagai khalifah di muka bumi dan sebagai penebar rahmat bagi seluruh alam.
Kajian yang diikuti jamaah dengan khidmat ini diakhiri dengan ajakan menjadikan pergantian tahun sebagai momentum perubahan diri. Refleksi akhir tahun tidak sekadar dimaknai sebagai evaluasi waktu, tetapi juga sebagai ikhtiar meningkatkan kualitas iman, ibadah, dan kepedulian sosial.
Dengan mengamalkan Islam secara kaffah, umat Islam diharapkan mampu menghadirkan kebaikan dan kasih sayang bagi kehidupan di muka bumi.





0 Tanggapan
Empty Comments