SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijrah dengan semarak dan meriah.
Acara yang berlangsung pada Kamis (4/9/2025) ini tak hanya menjadi momen seremonial saja, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan penguatan karakter bagi 256 siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepada kontributor PWMU.CO, Penanggung Jawab kegiatan, Devi Churriyah SPd mengatakan bahwa dirinya bersama tim telah menyiapkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh seluruh siswa, sebagai bentuk dakwah berkemajuan sekaligus promosi kepada masyarakat Gresik, khususnya terkait program unggulan di bidang pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.
“Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kami awali dengan pengajian bertema ‘Meneladani Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW di Era Digital’ yang disampaikan oleh Ustadz Eka Winsyah,” jelasnya.
Kemudian, sambungnya, kegiatan dilanjutkan dengan lomba melukis kaligrafi, lomba adzan, dan lomba pidato. Sebagai kejutan, kami juga menyiapkan hadiah bagi anak-anak yang konsisten, tertib, dan disiplin selama mengikuti kajian hingga selesai.
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam diri para siswa.
“Bukan sekadar perayaan, tetapi juga sebagai pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, serta menjadikannya sebagai nilai yang senantiasa melekat dalam diri setiap siswa SMP Muhammadiyah 1 Gresik,” tambahnya.
Antusiasme para siswa tampak jelas saat mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka tidak hanya hadir dengan penuh semangat, tetapi juga turut berpartisipasi aktif dalam berbagai acara yang digelar.
Berdasarkan pantauan kontributor di lapangan, dalam lomba kaligrafi, setiap kelas mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk bersaing dengan siswa dari kelas lainnya. Beragam perlengkapan melukis yang dibawa oleh masing-masing peserta membuktikan keseriusan mereka dalam mengikuti lomba tersebut.
Hal yang sama juga terlihat pada peserta lomba adzan dan pidato. Sayup-sayup terdengar dari beberapa ruangan yang telah disiapkan panitia, lantunan suara merdu dan lantang dari masing-masing peserta. Ini membuktikan bahwa mereka telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk mengikuti kompetisi tahunan ini
Semoga penerapan pembelajaran kontekstual ini tidak hanya dapat menyemarakkan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menumbuhkan pemahaman mendalam, kecintaan kepada Rasulullah, serta pengamalan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments