Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Isra Mikraj di Masjid Al-Falah Jalen Ajak Jamaah Muhasabah Salat

Iklan Landscape Smamda
Kajian Isra Mikraj di Masjid Al-Falah Jalen Ajak Jamaah Muhasabah Salat
Pengurus masjid Al-Falah Jalen bersama Ketua PRM Jalen usai memperingati Isra Mikraj. Foto: Reyhan/PWMU.CO.
pwmu.co -

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Falah, Jalen, Genteng, Banyuwangi, diisi dengan kajian yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen, Drs. Abdul Muntholib.

Dalam tausiahnya, ia mengajak jamaah untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri, khususnya dalam pelaksanaan ibadah salat. Kegiatan peringatan Isra Mikraj tersebut dilaksanakan pada Jumat (16/1/2026) usai jamaah menunaikan salat Subuh.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari besar Islam (HBI) di Masjid Al-Falah biasanya dikemas dalam bentuk pengajian umum yang dilaksanakan selepas salat Isya dan menghadirkan penceramah dari luar kota. Namun, pada tahun ini, karena tanggal merah bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj, pengajian dilaksanakan selepas salat Subuh.

Ketua Takmir Masjid Al-Falah, H. Nawachid, M.Pd., menjelaskan bahwa Masjid Al-Falah memiliki program Ngopi Bareng (Ngobrol Pengetahuan Islam) yang telah berjalan hampir delapan tahun, tepatnya sejak sebelum masa pandemi Covid-19.

Ia juga menjelaskan bahwa Program Ngopi Bareng merupakan kegiatan pengajian yang dilaksanakan setiap tanggal merah kalender Masehi dengan penceramah yang berasal dari pengurus harian PRM Jalen.

“Kebetulan, tanggal merah pada bulan ini bertepatan dengan 27 Rajab 1447 H yang diperingati sebagai peristiwa Isra Mikraj. Oleh karena itu, kegiatan Ngopi Bareng dikemas khusus sebagai peringatan Isra Mikraj,” ujarnya.

Tiga Hikmah Isra Mikraj

Dalam tausiahnya, Drs. Abdul Muntholib mengupas tuntas sejarah Isra Mikraj yang merujuk pada Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1.

Ia menjelaskan bahwa secara umum kandungan Al-Qur’an terbagi ke dalam tiga pokok bahasan penting. Pertama, tentang tauhid. Kedua, tentang syari’ah atau hukum dalam Islam. Ketiga, tentang tarikh atau sejarah Islam yang mengisahkan kaum-kaum terdahulu sebagai pelajaran yang dapat dipetik hikmahnya.

Menurutnya, peristiwa Isra Mikraj merupakan ujian kecerdasan akidah melalui keimanan karena akal manusia tidak mampu menjangkaunya. Namun, dari peristiwa agung tersebut, Nabi Muhammad SAW membawa “oleh-oleh” berupa perintah salat lima waktu yang sebelumnya berjumlah 50 rakaat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain itu, dalam peristiwa Isra Mikraj juga terjadi dialog antara Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT yang kemudian diabadikan dalam bacaan tasyahud saat umat Islam melaksanakan salat. Hal tersebut dipaparkan secara mendalam oleh Ustaz Abdul Muntholib dalam ceramahnya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Muntholib menyimpulkan hikmah dari Isra Mikraj, yaitu:

1. Sarana penguatan keimanan, dengan mengingat peristiwa Isra Mikraj yang diceritakan dalam Al-Qur’an akan semakin memperteguh iman.

2. Menambah ketekunan dalam menjalankan salat lima waktu sebagai bentuk penghambaan makhluk atas begitu banyak nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

3. Motivasi untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Tepat pukul 05.10 WIB, peringatan Isra Mikraj di Masjid Al-Falah Pusdamu PRM Jalen berakhir dan kemudian ditutup dengan doa penutup. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu