Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Masjid An Nur Genteng Bahas Fikih Wanita Menyusui

Iklan Landscape Smamda
Kajian Masjid An Nur Genteng Bahas Fikih Wanita Menyusui
Taufiqur Rohman saat mengisi pengajian di masjid An Nur Genteng Banyuwangi (Ghulam Bana/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kajian Masjid An Nur Genteng membahas fikih wanita menyusui, disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng Banyuwangi, Taufiqur Rohman MPdI, Jumat (3/10/2025).

Pengajian yang berlangsung di masjid An Nur Jalan Dewata Genteng ini diikuti oleh warga Muhammadiyah Ranting Genteng Kulon dan jamaah masjid setempat. Baik jamaah laki-laki maupun perempuan. Kajian ini dimulai setelah pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah.

Di awal kajian, Ketua Majelis Tabligh itu memotivasi jamaah agar tetap istikamah mengikuti pengajian.

“Bapak dan ibu bersyukurlah kepada Allah karena masih diberi hidayah, sehingga dapat menghadiri kajian ini,” ujarnya.

Selanjutnya ia membacakan ayat al Quran dalam Surat al Baqarah 233. Di dalam ayat tersebut dijelaskan berapa lama proses menyusui bagi seorang wanita atau ibu yang dikaruniai seorang bayi.

“Di ayat ini disebutkan dengan lafal haulaini kamilaini (dua tahun penuh),” ulasnya.

Menurutnya penjelasan itu masih ada kelanjutannya yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Saat istri sedang menyusui tersebut, Allah mengingatkan seorang suami agar memberikan belanja yang layak kepada istrinya. Begitu pula selayaknya yang dilakukan bagi keluarga yang telah bercerai.

Di samping itu proses menyusui bisa dihentikan jika terdapat alasan uzur, seperti sakit atau alasan lainnya.

“Oleh karena itu diperbolehkan juga untuk membayar seorang perempuan dalam hal menyusui ini,” ulas ustadz kelahiran Srono itu.

Hal ini tentu harus dilakukan dengan keridhaan dan musyawarah bersama antara suami dan istri. Kemudian melakukan pembayaran yang patut kepada perempuan yang menyusui tersebut. Pada penutup ayat dijelaskan pesan Allah agar seorang muslim tetap menjaga takwanya dalam urusan penyusuan ini.

Pengajian berlangsung dengan khidmat dan tertib. Seiring dengan masuknya waktu shalat Isya untuk wilayah Genteng dan sekitarnya, maka pengajian ini diakhiri. Ditutup bersama dengan mengucap hamdalah.

Setelah itu dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah. Pada rakaat pertama, imam membacakan Surat Al Ala sedangkan pada rakaat kedua dibacakan Surat at Takatsur. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu