SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menggelar kajian pagi pada Selasa (18/11/2025) dengan menghadirkan Ustadz Khoirul Anwar, S.Ag sebagai pemateri. Kegiatan yang digelar di Lab. Demokrasi ini diikuti oleh para guru dan karyawan untuk memperkuat pemahaman tentang akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Ustadz Khoirul Anwar menekankan pentingnya menerapkan sikap tawadhu’ dalam kehidupan. Ia mengutip hadis riwayat Muslim:
إِنَّ اللهَ أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لَا يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ، وَلَا يَبْغِي أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ (رواه مسلم)
“Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar bersikap tawadhu’ (merendahkan diri), hingga seorang tidak menyombongkan dirinya di hadapan orang lain dan tidak saling menganiaya.” (HR Muslim, No. 2865).
Ia menjelaskan bahwa sikap tawadhu’ berarti memiliki kerendahan hati, bersedia menundukkan ego, dan ridha ketika berada pada posisi yang lebih rendah dari yang seharusnya. Sikap ini menjadi kebalikan dari takabur, yaitu sifat sombong yang membuat seseorang merasa lebih baik dari orang lain melalui ucapan maupun perbuatan.
Ustadz Khoirul juga mengingatkan bahwa orang yang bersikap takabur akan merugi di akhirat karena kezaliman yang dilakukan terhadap sesama. Takabur, menurutnya, menjadi akar dari berbagai perilaku buruk yang merusak hubungan antar manusia.
Di akhir kajian, ia mengajak seluruh peserta untuk memperkuat sikap tawadhu’ dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan sampai dalam hati kita tumbuh rasa sombong atau takabur. Jadikan tawadhu’ sebagai bekal agar hidup kita lebih mulia dan diridhai Allah,” tutupnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments