Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Tafsir Masjid An-Nur Genteng Kupas Fikih Mut’ah

Iklan Landscape Smamda
Kajian Tafsir Masjid An-Nur Genteng Kupas Fikih Mut’ah
Taufiqur Rohman saat mengisi pengajian tafsir al-Quran di masjid An-Nur Genteng, Banyuwangi. Foto: Ghulam/PWMU.CO.
pwmu.co -

Kajian Tafsir Al-Qur’an di masjid An-Nur Genteng, Banyuwangi membahas fikih mut’ah, Jumat (6/2/2026).

Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Taufiqur Rohman, M.Pd.I., di hadapan jamaah masjid setempat dan warga Muhammadiyah Ranting Genteng Kulon I.

Pengajian yang dimulai setelah pelaksanaan salat Maghrib berjamaah ini diikuti oleh jamaah laki-laki dan perempuan. Di awal kajian, Ketua Majelis Tabligh itu mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah SWT karena atas limpahan rahmat-Nya sehingga dapat menghadiri pengajian ini.

“Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua,” ujarnya.

Sebelum memasuki inti kajian tafsir, Taufiqur Rohman terlebih dahulu menyampaikan informasi terkait datangnya bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi. Ia merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriyah bertepatan dengan Rabu (18/2/2026).

Penetapan tersebut didasarkan pada penggunaan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) sebagai pedoman penentuan awal bulan.

Ia pun menyampaikan kepada jamaah serta warga persyarikatan agar bersemangat dalam menyambut Ramadan dengan mengisi amaliyah yang shaleh di dalam bulan tersebut.

Selanjutnya ustaz Taufiq membacakan ayat Al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah 241. Di ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada orang-orang yang bertakwa agar memberikan mut’ah kepada istri yang diceraikannya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Mut’ah dalam konteks perceraian ini adalah merujuk pada pemberian bekal dari suami kepada mantan istrinya,” ulasnya.

Menurutnya, pemberian ini tidak dikhususkan hanya pada barang tertentu, namun hendaknya pemberian yang makruf (baik).

“Intinya orang yang bertakwa akan melaksanakan kewajiban ini dengan penuh kesadaran sebagai perintah Allah,” sambungnya.

Pengajian yang berlangsung sekitar 45 menit tersebut berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah. Bertindak sebagai imam yakni Ketua LPCR dan Pembinaan Masjid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Ainur Rofiq, M.Pd.I. Pada rakaat pertama imam membaca Surat Al-Zalzalah, sedangkan pada rakaat kedua dibacakan Surah Al-Ma’un. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu