Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kak Tobi Sampaikan Kisah Kasih Sayang Rasulullah di SD Muhammadiyah 20 Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Kak Tobi Sampaikan Kisah Kasih Sayang Rasulullah di SD Muhammadiyah 20 Surabaya
Kak Tobi Sampaikan Kisah Kasih Sayang Rasulullah di SD Muhammadiyah 20 Surabaya
pwmu.co -

Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya menggelar pembukaan kegiatan Baitul Arqam bagi siswa kelas 1 hingga kelas 4 dengan menghadirkan pendongeng Kak Tobi dalam acara yang berlangsung di Masjid Mas Mansyur lingkungan sekolah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Kisah Kasih Sayang Rasulullah pada Sesama” tersebut berlangsung penuh hikmah sekaligus menyenangkan, karena dikemas secara komunikatif melalui metode dongeng interaktif yang disampaikan Kak Tobi bersama boneka lucunya bernama Oo.

Dongeng Interaktif Jadi Pembuka Baitul Arqam

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para siswa yang mengikuti rangkaian acara pembukaan Baitul Arqam tersebut.

Program ini menjadi salah satu kegiatan yang selalu dinantikan para siswa setiap tahunnya, karena sebelumnya kegiatan serupa juga pernah digelar dan mendapat respons positif dari para peserta didik.

Pihak sekolah sengaja menghadirkan Kak Tobi sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai karakter dan keislaman kepada siswa, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kisah Rasulullah Disampaikan Lewat Boneka

Kak Tobi dikenal sebagai pendongeng profesional yang sering diundang dalam berbagai kegiatan pendidikan dan dakwah anak.

Keunikan metode yang digunakannya adalah memanfaatkan boneka monyet bernama Oo sebagai media penyampaian cerita agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Melalui media tersebut, Kak Tobi mengisahkan berbagai teladan Rasulullah Muhammad SAW, terutama tentang sifat beliau yang penuh kasih sayang terhadap sesama manusia.

Kisah tersebut disampaikan secara komunikatif, seru, dan menyenangkan sehingga para siswa dapat menangkap pesan moral yang terkandung dalam setiap cerita yang dibawakan.

Siswa Diajak Interaksi dan Menghafal Doa

Selain mendengarkan dongeng, para siswa juga diajak berinteraksi secara langsung melalui boneka yang digunakan dalam cerita.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal doa-doa harian, seperti doa sebelum dan sesudah makan, serta doa sebelum tidur.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Metode pembelajaran interaktif tersebut membuat suasana kegiatan semakin hidup dan memudahkan siswa memahami pesan-pesan yang disampaikan.

Meneladani Sikap Rasulullah yang Penyayang

Sesuai dengan tema yang diangkat, Kak Tobi juga menceritakan salah satu kisah tentang sahabat yang pernah menyakiti bahkan menghina Rasulullah Muhammad SAW.

“Jangan percaya Muhammad, ia tidak dapat dipercaya, pembohong,” kata Kak Tobi saat mengisahkan cerita tersebut.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa Rasulullah tidak pernah menyimpan dendam terhadap orang yang menyakitinya.

“Meski demikian, tidak ada rasa dendam di dalam hati Rasulullah. Justru hinaan dibalasnya dengan kebaikan dan kasih sayang,” jelasnya.

Melalui kisah tersebut, para siswa diharapkan dapat meneladani sikap Rasulullah yang penuh kesabaran, kasih sayang, dan tidak membalas keburukan dengan keburukan.

Menjelang akhir acara, Ustadz Ain selaku host mengajak para siswa untuk merefleksikan pesan yang telah disampaikan melalui cerita tersebut.

“Siap menjadi sabar? Siap tidak punya dendam, siap saling berteman? Siap saling menyayangi?” tanyanya kepada para siswa.

Pertanyaan tersebut dijawab serentak oleh para siswa dengan penuh semangat, “Siap,” sebagai bentuk komitmen untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu