Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kegiatan Keputrian SMP Muhammadiyah 12 Gresik Bahas Bakti kepada Orang Tua dan Guru

Iklan Landscape Smamda
Kegiatan Keputrian SMP Muhammadiyah 12 Gresik Bahas Bakti kepada Orang Tua dan Guru
Kegiatan Keputrian di Spemdalas belajar Berbakti kepada Orang Tua dan Guru (Lely Badriyah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kegiatan Keputrian di SMP Muhammadiyah 12 Gresik (Spemdalas) diisi dengan penyampaian materi bertema Menjadi Putri yang Berbakti kepada Orang Tua dan Guru pada Jumat (23/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang CAC 1 tersebut diikuti oleh siswi kelas IX.

Materi Keputrian kali ini menghadirkan pemateri dari SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio). Dua siswi Smamio yang menjadi pemateri adalah Aisyah Dewi, siswi kelas XI-6, dan Ersya Risqiyah, siswi kelas X E-6. Keduanya menyampaikan materi secara bergantian dengan bahasa yang komunikatif dan disesuaikan dengan karakter peserta didik tingkat SMP.

Dalam penyampaiannya, Aisyah Dewi menjelaskan bahwa setiap peserta didik memiliki peran sebagai anak di rumah dan murid di sekolah. Ia menekankan pentingnya memahami makna bakti kepada orang tua dan guru sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Orang tua adalah orang yang sangat berjasa bagi kita, sedangkan guru adalah sosok orang tua di sekolah yang embimbing kita dan mengajarkan kita banyak hal berharga agar kita menjadi pribadi yang berilmu dan berkakhlak yang baik. Nah adik adik secara Bahasa Bakti adalah tunduk, patuh, hormat dan berbuat baik dengan penuh kesungguhan. Dan secara istilah menjadi putri yang berbakti kepada orang tua dan guru adalah sikap yang diwujudkan melalui ketaatan, penghormatan, kesopanan, dalam menjalankan nasihat dari arahan orang tua dan guru,” jelasnya.

Sementara itu, Ersya Risqiyah menambahkan bahwa sikap bakti kepada orang tua dan guru dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perubahan sikap dalam diri menjadi langkah awal untuk membentuk pribadi yang patuh dan berakhlak.

Dalam kesempatan tersebut, Ersya menyampaikan bahwa perintah berbakti kepada orang tua memiliki landasan dalam Al-Qur’an. Ia mengutip QS. Al-Isra’ ayat 23 yang berisi perintah agar manusia berbuat baik kepada kedua orang tua serta menjaga tutur kata dan sikap kepada mereka.

Selain itu, ia juga mengutip dalil tentang penghormatan kepada orang yang berilmu. Ersya menyampaikan bahwa perintah untuk menghormati guru atau orang berilmu tercantum dalam QS. Al-Mujadalah ayat 11 yang menjelaskan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.

Sebagai penutup, Ersya memberikan contoh sikap yang dapat diterapkan oleh siswi dalam kehidupan sehari-hari agar dapat menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan guru.

“Nah adik adik ada juga contoh nyata yang bisa kita lakukan agar kita menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua kita dan guru di sekolah. Mendengarkan nasihat dengan baik, Melaksanakan perintah tanpa membantah, Menunjukkan sikap patuh dan sopan, Duduk tertib saat pelajaran, Tidak berbicara sendiri di kelas, Bertanya dengan sopan jika belum paham.”

Kegiatan Keputrian ini merupakan agenda pembinaan karakter siswi Spemdalas yang dilaksanakan secara rutin. Melalui kegiatan tersebut, sekolah menanamkan nilai sikap hormat, sopan, dan tanggung jawab kepada orang tua serta guru dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu